Beranda Berita Fortuner Community Berawal dari Warung Kopi

Fortuner Community Berawal dari Warung Kopi

331
Fortuner Comunity/MOHAMAD ILHAM PRATAMA/PR
Para anggota Fortuner Community (Forty) berfoto bersama di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bandung, belum lama ini. Forty merupakan komunitas Toyota Fortuner yang didirikan di Bandung dan kini beranggotakan 80 orang.

otobandung.com – Berawal dari lima orang nongkrong di warung kopi, kini lima orang tersebut berhasil mendirikan komunitas mobil yang jumlahnya mencapai 80 orang. Hal tersebut terlaksana karena kesamaan visi dan misi juga hobi terhadap kendaraan Toyota Fortuner.

Fortuner Community (Forty) memang belum genap satu tahun saat ini. Namun, setelah lahir sejak Agustus 2015 lalu, telah banyak kegiatan dan hal yang dilakukan komunitas yang lahir dan besar di Bandung itu.

Surya Imrad selaku Ketua Forty menjelaskan, dari lima orang kumpul di warung kopi, akhirnya komunitas tersebut dideklarasikan dengan jumlah anggota 11 orang, awalnya.
“Dari 11 orang itu, akhirnya bertambah menjadi 80 orang anggota saat ini. Mereka tidak hanya berasal dari Bandung tetapi dari beberapa kota lain di Jawa Barat seperti Cianjur dan Sukabumi juga ada,” katanya, Minggu 27 Maret 2016.

Ia menjelaskan, saat ini Forty ingin lebih fokus terlebih dahulu merangkul pengguna Fortuner di Jawa Barat. Diakuinya, pemilik dari jenis kendaraan itu cukup banyak.

“Tidak menutup kemungkinan dari Bandung dan Jawa Barat ini dapat mewadahi aspirasi dari sesama pengguna Fortuner di Indonesia,” tuturnya.

Dikatakan Surya, saat ini komunitas serupa sudah banyak. Namun, prinsip dari Forty sendiri yakni membuka pintu selebar-lebarnya bagi mereka yang hendak menjalin silaturahmi baru, bersosialisasi, melakukan aksi sosial, juga memiliki hobi serta visi dan misi yang sama.

Forty tidak memiliki aturan banyak. Namun, hal perlu diketahui, komunitas itu memiliki prinsip kebersamaan, saling menghargai, dan kekeluargaan. Lebih lanjut Surya mengatakan, Forty melakukan agenda rutin yakni kumpul keluarga sesama anggota. Rute yang diambil dalam acara kegiatan tersebut yakni Bandung menuju Lampung pada Kamis 24 Maret hingga Minggu 27 Maret.

“Kenapa Lampung? Kami ingin mencoba trek yang cukup jauh yakni ke Lampung. Di sana kami akan mengunjungi Way Kambas sembari memberikan edukasi juga kepada anak-anak para anggota tentang gajah di sana,” ucapnya.

Pada perjalanan menuju Lampung, trek yang dilalui pun akan ada offroad dan semi offroad. Hal tersebut membuktikan bahwa kendaraan itu cocok di segala medan serta menjadi kendaraan keluarga.(PR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here