Beranda Mobil MINI Perkenalkan Generasi Teranyar Clubman All4

MINI Perkenalkan Generasi Teranyar Clubman All4

234
MINI Clubman All4
MINI Clubman All4

otobandung.com – Masih ingat dengan peluncuran MINI All New Clubman, Maret 2016 lalu? MINI yang memiliki ciri khas pintu bagasi model lemari (dibuka kiri dan kanan), hadir dengan pembaruan sebagai sebuah generasi teranyar Clubman.

Nah, 15/5 kemarin, BMW Group Global merilis spesifikasi detil dari varian terbaru Clubman teranyar tersebut, dengan penggerak empat roda atau yang mereka sebut, All4. Kodratnya memang bukan sebagai penjelajah medan lumpur atau pendaki batu seperti SUV, namun, sistem penggerak ini diyakini membuatnya lebih tangguh menghadapi medan yang bervariasi sebagai sebuah mobil keluarga, dengan karakter MINI, tentunya.

Meski belum pasti apakah varian ini akan dihadirkan di Indonesia karena standar emisinya EU6, kecil kemungkinannya model ini akan dihadirkan di Indonesia, apalagi pajak kendaraan untuk sistem penggerak empat roda kerap lebih tinggi dari penggerak dua roda saja. Namun, menarik untuk melihat lebih dekat bagaimana sistem penggerak ini dapat membantu Clubman terbaru itu, untuk lebih asyik dikendarai.

Sistem penggerak seluruh roda milik MINI yang dilabeli All4, hadir menggunakan sistem yang benar-benar baru, untuk generasi teranyar MINI. Dengan sistem distribusi torsi elektrohidrolis, dan konstruksi perangkat penyaluran tenaga yang baru, pembagian tenaga dari roda depan ke roda belakang bisa disalurkan dengan presisi. Sistem ini juga tentunya dipandu oleh Dynamic Stability Control (DSC) untuk menjaga stabilitas MINI tetap maksimal dan bisa menyesuaikan dengan berbagai kondisi jalan, cuaca dan apapun manuver yang dilakukan pengemudi.

Sumber tenaganya tentu saja terdiri dari beberapa jenis mesin tergantung Negara tempat peredarannya. Yang pertama adalah 2.0 liter TwinPower Turbo berbahan bakar bensin yang mentenagai Cooper S Clubman All4. Mesin 4-silinder bensin berkapasitas 1.998 cc ini dilengkapi dengan teknologi turbo teranyar MINI untuk mesin bensin. Sistem distribusi bahan bakar ke silinder menggunakan direct injection dengan pengaturan klep masuk-buang yang juga bervariasi. Tenaga maksimum yang mampu diproduksi mesin ini mencapai 192 PS yang memuncak di 5.000 RPM. Sedangkan torsinya bisa mencapai 300 Nm dengan fungsi overboost.

Akselerasi 0-100 km/jam dari mobil penggerak seluruh roda dengan mesin bensin ini dapat mencapai 6,9 detik. Sedangkan kecepatan maksimum yang bisa dicapainya adalah 225 km/jam. Meski akselerasinya fantastis, konsumsi bahan bakarnya terbilang baik, bisa mencapai 15,8 kpl.

Yang kedua adalah 2.0 liter TwinPower Turbo Diesel yang digunakan oleh Cooper SD Clubman All4. Mesin diesel 4-silinder ini memiliki kapasitas silinder 1.995 cc dan dilengkapi teknologi turbo dengan geometri variabel. Sistem distribusi bahan bakarnya menggunakan Common Rail Direct Injection (CRDI). Produksi tenaga dari mesin picu kompresi ini mencapai 190 PS yang bisa dicapai pada 4.000 RPM.

Torsinya tentu saja lebih besar dari mesin bensin, yakni mencapai 400 Nm. Klaim fantastis adalah dari nilai efisiensinya. BMW Group merilis mobil ini dapat mencapai konsumsi bahan bakar sehemat 20,8 KPL. Sedangkan akselerasinya tentu saja tak sebaik mesin bensin, hanya 7,2 detik untuk menempuh 0-100 km/jam.

Sistem transmisi yang digunakan untuk mengalirkan tenaga ke sistem All4 adalah 8-Speed steptronic sportr transmission. Girboks otomatik kopling ganda ini dapat memberikan perpindahan gigi yang lebih presisi dan lebih cepat untuk mengoptimalisasi penyaluran tenaga. Perpindahan giginya dapat diatur via paddle shift di lingkar kemudi. Untuk membantu pengemudi melakukan akselerasi, tersedia fungsi Launch Control yang memaksimalkan traksi dan meminimalisir roda untuk slip berlebih.

Sistem suspensi yang unik juga dikembangkan khusus untuk menjaga distribusi bobot ke empat rodanya. Pada roda depan menggunakan single-joint strut, dan bagian belakang menggunakan multilink. Sistem yang digunakan mungkin tak berbeda dengan mobil lainnya, namun setiap suspensi yang berada di kaki-kakinya sudah dikembangkan dengan teknologi tinggi untuk menyajikan pengendaraan khas MINI yakni, ‘go-kart feeling.’

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here