Beranda Sport Tabrak Lorenzo, Hukuman Berat Menimpa Iannone

Tabrak Lorenzo, Hukuman Berat Menimpa Iannone

266

otobandung.com – Gaya balap Andrea Iannone kembali memakan korban. Bertempat di Sirkuit Catalunya, Minggu (5/6/2016) Iannone menabrak bagian belakang motor Jorge Lorenzo hingga keduanya terpental dan keluar dari perlombaan.

Kejadian itu berlangsung di putaran ke-16. Dengan kecepatan tinggi, Iannone bermaksud menyusul Lorenzo yang ada di posisi lima. Tapi pembalap Ducati tersebut tak bisa mengendalikan motornya dengan baik. Tabrakan akhirnya tidak terhindarkan. Iannone dinyatakan bersalah dan ia harus menerima hukuman berat.

iannone-lorenzo2Pembalap Ducati, Andrea Iannone tidak terima disalahkan Jorge Lorenzo atas kecelakaan yang menimpa mereka berdua di Sirkuit Catalunya, Minggu (5/6/2016). Iannone mengaku sudah mengendarai motornya dengan benar. Namun ia tak bisa menghindari Lorenzo yang tiba-tiba melambat saat berada di depannya.

“Di setiap balapan, saya menekan rem pada titik yang sama. Mungkin dia punya masalah pada ban atau mesin motornya. Tidak biasanya Lorenzo begitu lambat. Setelah kecelakaan, saya bertanya mengenai masalah di motornya. Lalu dia bilang tidak ada kesalahan apapun. Sulit memahami kenapa dia mengerem begitu cepat,” kata Iannone yang dikutip dari Motorsport.

Sebelumnya Lorenzo menuduh Iannone sebagai biang kerok dari kecelakaan tersebut. Lorenzo menganggap gaya balap pria asal Italia itu terlalu membahayakan kontestan lainnya.

Pembalap Movistar Yamaha tersebut memberi contoh pada kejadian di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, 3 April 2016 lalu. Saat itu Iannone jadi penyebab dari kecelakaan Andrea Dovizioso.

Menanggapi hal tersebut, Iannone coba membela diri. Ia bilang, kejadian di Argentina dan Catalunya beda penyebabnya.

“Sejak awal saya sudah melakukan yang terbaik. Kejadian ini berbeda dengan di Argentina. Saat itu saya memang jatuh dan sialnya menyentuh Andrea Dovizioso. Sekarang sudah jelas, saya mengerem di saat yang tepat. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk tidak menyentuh Lorenzo,” tegas Iannone.

Meski demikian, Iannone tetap dinyatakan bersalah oleh Race Direction. Ia dijatuhi hukuman harus memulai balapan dari posisi paling belakang saat GP Belanda digelar, 26 Juni 2016 mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here