Beranda Sport 7 Pemenang Berbeda Dalam Semusim, MotoGP 2016 Catat Rekor Baru

7 Pemenang Berbeda Dalam Semusim, MotoGP 2016 Catat Rekor Baru

Marverick Vinales,
pembalap Tim Suzuki Ecstar

otobandung.com – Balapan Seri 12 MotoGP 2016 di Sirkuit Silverstone, Minggu (4/9) malam WIB menyajikan pertarungan dramatis antar pembalap.

Namun yang paling jadi bintang ialah Maverick Vinales. Pembalap tim pabrikan Ecstar Suzuki itu meluncur jadi pembalap yang lebih dulu menyentuh garis finis MotoGP Inggris 2016.

Ini merupakan kemenangan pertama Vinales di kelas bergengsi dan sekaligus kemenangan pertama bagi Suzuki setelah yang terakhir dicatat lewat Chris Vermeulen di Sirkuit Le Mans pada 2007.

Akan tetapi, selain dua torehan fantastis itu. MotoGP 2016 mempertajam rekor baru lainnya. Karena untuk pertama kali dalam semusim, tujuh pembalap berbeda mampu memenangkan balapan.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak Grand Prix Italia hingga GP Republik Ceko 2016, alias pada enam seri terakhir MotoGP dimenangkan oleh pembalap berbeda. Kemenangan perdana Cal Crutchlow pada kelas bergengsi di aspal Sirkuit Brno, melanjutkan tren munculnya pemenang balapan berbeda dari enam seri MotoGP belakangan.

Sepekan sebelumnya Andrea Iannone mencatat kemenangan pertamanya di kelas utama di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Sebelum mereka berdua secara berurutan, Marc Marquez kembali berkuasa di GP Jerman, Sirkuit Sachsenring. Kemudian Jack Miller memenangkan podium nomor satu perdana pada kelas bergengsi di Sirkuit Assen.

Dua pemenang sebelum Miller, dicatat Valentino Rossi di GP Catalunya dan Jorge Lorenzo di GP Italia, Sirkuit Mugello. Nah setelah MotoGP Brno, yakni di MotoGP Inggris. Catatan tujuh pembalap berbeda dicatat sirkus MotoGP lewat Maverick Vinales.

Adapun, perlu kembali ke MotoGP akhir 2006 tapi harus menyambung hingga awal 2007 buat merefleksikan rekor sebelumnya (tidak seperti rekor baru terjadi dalam satu musim).

Waktu itu, Marco Melandri (Honda) mengawali dengan kemenangan di GP Australia. Dilanjutkan oleh kemenangan Loris Capirossi bersama Ducati di GP Jepang. Kemudian Toni Elias lagi-lagi membawa Honda berkuasa di GP Portugal.

Di akhir balapan 2006 yang memunculkan Nicky Hayden (Honda) sebagai juara dunia. Troy Bayliss menutup kejuaraan dengan kemenangan Ducati di Sirkuit Valencia.

Berlanjut ke MotoGP 2007, Casey Stoner mengawali musim juaranya lewat kemenangan Ducati di GP Qatar. Lalu Valentino Rossi mencatat kemenangan dengan Yamahanya pada seri kedua pada GP Spanyol di Sirkuit Jerez, sebelum Stoner kembali berjaya di GP Turki.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here