Beranda Sport Perjuangan Valentino Rossi Hingga Paruh Musim

Perjuangan Valentino Rossi Hingga Paruh Musim

Euforia kesuksesan Valentino Rossi merebut podium juara MotoGP Belanda 2017 di Sirkuit Assen

Rekan setim baru, tantangan baru

Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati digantikan oleh Maverick Vinales dari Suzuki. Akankah Vinales justru menjadi rekan setim yang lebih tangguh bagi Rossi?

Naik podium dari start ke-10 di Qatar

Hujan deras dan trek basah di Losail benar-benar mengacaukan keseluruhan jadwal sesi Free Practice 4 dan kualifikasi MotoGP. Dengan demikian, posisi grid start untuk balapan mengacu pada hasil kombinasi dari sesi FP1, FP2 dan FP3. Vinales start dari pole sedangkan Rossi harus berjuang dari P10.

Perlahan tapi pasti, Rossi akhirnya mampu menyodok ke depan dan finis ke-3 di belakang Vinales dan Andrea Dovizioso.

Setelah ronde pertama, jelas terlihat bahwa salah satu rival terberat Rossi sekarang lagi-lagi adalah rekan setimnya di tim pabrikan Yamaha.

Vinales kembali ungguli Rossi di Argentina

Di Argentina, Marc Marquez terjatuh saat memimpin dari pole position sedangkan Rossi yang start dari P7 harus puas finis kedua di belakang Vinales.

Mengingat sang pembalap baru sudah bisa mengalahkan sang veteran, pertanyaan yang kemudian muncul adalah, sampai kapan hubungan baik Rossi dan Vinales bertahan?

Berseteru dengan Zarco, Tak mampu kalahkan raja COTA

Rossi menempati posisi start ketiga di Austin dan tidak ada yang menyangka tahun ini ia akan mendapat perlawanan dari Johann Zarco, sang rookie. Keduanya terlibat dalam insiden yang membuat steward menjatuhkan penalti tambahan waktu kepada Rossi.

Rossi finis kedua di belakang Marquez yang mencetak kemenangan kelima beruntun di Circuit of The Americas (COTA) sedangkan Vinales terjatuh di awal balapan. Dengan hasil ini, Rossi mengambil alih pimpinan klasemen sementara dengan 56 poin dan masih dibuntuti Vinales dengan 50 poin.

Terseok di Jerez

Rossi dirundung banyak masalah pada motornya di Jerez. Dari posisi start ke-7, ia akhirnya finis ke-10.

Setelah meninggalkan Jerez, Rossi masih memimpin klasemen dengan 62 poin tapi kini ia hanya unggul 2 poin dari Vinales di klasemen.

Terjatuh di lap terakhir Le Mans dan kehilangan puncak klasemen

Duo Yamaha mengunci posisi start 1-2 di Le Mans, di mana Vinales start di depan Rossi. Keduanya pun terlibat dalam duel sengit di sepanjang balapan.

Rossi terjatuh di lap terakhir saat berduel melawan Vinales untuk posisi pertama di Le Mans. Vinales pun kembali memimpin klasemen sementara dengan torehan 85 poin. Pedrosa naik ke peringkat kedua (68 poin), Rossi turun ke peringkat ketiga (62 poin), dan Marquez yang juga terjatuh di Perancis turun ke peringkat keempat (58 poin).

Aksi heroik di Mugello dengan kondisi tidak fit

The Doctor mengalami kecelakaan motocross di trek Cross Club Cavallara, Pesaro Urbino, Italia pada Kamis (27/5). Ia menderita trauma dada dan abdominal ringan, serta langsung dibawa ke rumah sakit di Rimini. Setelah menginap selama satu malam di rumah sakit, pembalap 38 tahun itu tidak mengalami komplikasi lebih lanjut dan proses pemulihan berjalan positif.

Sempat diragukan tampil di Mugello karena cedera, Rossi melengkapi dominasi Yamaha dengan menempati posisi kedua di kualifikasi sementara Vinales merebut pole. Raihan yang layak diapresiasi, mengingat kondisi The Doctor belum fit 100%.

Meski belum berhasil naik podium, barisan pendukung Rossi di Mugello tetap berpesta. Sempat memimpin di awal balapan, Rossi akhirnya finis keempat di belakang Dovizoso, Vinales, dan Danilo Petrucci. Sebuah aksi heroik dari Rossi yang kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.

Tercecer di Catalunya, Semakin tertinggal di klasemen

Usai tersingkir ke Q1, The Doctor dipaksa bekerja keras memperebutkan tiket ke Q2. Meski sempat memperbaiki catatan waktunya, Rossi hanya mampu berada di posisi ketiga saat kualifikasi pertama. Ia pun harus start balapan dari posisi ke-13.

Rossi tampak kesulitan di sepanjang balapan hingga akhirnya finis ke-8. Vinales masih memimpin klasemen sementara dengan torehan 111 poin meski finis ke-10 di Catalunya. Dovizioso ada di peringkat kedua dengan mengoleksi 104 poin. Marquez naik ke peringkat ketiga (88 poin), Pedrosa di peringkat keempat (84 poin), dan Rossi turun ke peringkat kelima (83 poin).

Jadi Penguasa Assen, Kembali ke perburuan gelar juara dunia

Zarco yang membela tim Yamaha Tech 3 memulai balapan dari pole position dan memimpin 11 putaran awal balapan yang kering sebelum disalip Valentino Rossi di tikungan pertama pada Lap 12. Pembalap asal Perancis tersebut mencoba segera menyerang balik, menusuk ke sisi dalam Rossi di Tikungan 3 dan 4 ke kanan yang panjang, tapi kemudian menyentuh bagian belakang Rossi dan justru kehilangan posisi.

Di Assen, Valentino Rossi akhirnya kembali menjuarai balap MotoGP setelah menunggu selama satu tahun lebih.

Setelah balapan di Assen, Dovizioso mengambil alih puncak klasemen dengan torehan 115 poin. Vinales turun ke peringkat kedua (111 poin) sedangkan Rossi naik ke peringkat ketiga (108 poin).

Rintangan berat di Jerman

Setelah sempat dirundung kendala teknis, Rossi harus puas start kesembilan di sesi kualifikasi yang diguyur hujan. Marquez start terdepan untuk kedelapan kalinya secara beruntun di Sachsenring.

Marquez tampil dominan dan mencetak rekor delapan kemenangan beruntun di Sachsenring. Rossi finis ke-5 di belakang Vinales.

Sebelum menjalani masa isitrahat di musim panas, Marquez mengambil alih puncak klasemen dengan koleksi 129 poin. Ia unggul tipis lima poin atas Vinales yang naik ke peringkat kedua (124 poin) disusul Dovizioso (123) dan Rossi 119).

Masa depan Rossi di MotoGP?

Kontrak Rossi bersama Yamaha akan berakhir di akhir musim 2018. Setelah kontrak itu berakhir, belum bisa diketahui secara pasti apa yang akan dilakukan pembalap kelahiran 16 Februari 1979 tersebut. Akankah The Doctor memutuskan pensiun atau tetap berusaha menjadi yang tercepat di lintasan MotoGP?

SUMBERmotorsport
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here