Beranda Sport Perjuangan Vinales Hingga Paruh Musim MotoGP 2017

Perjuangan Vinales Hingga Paruh Musim MotoGP 2017

Maverick Vinales

Calon juara dunia di bawah bayang-bayang Valentino Rossi?

Setelah dua tahun menimba ilmu bersama Suzuki, Vinales akhirnya mendapatkan kesempatan untuk membela tim pabrikan Yamaha sebagai partner dari Valentino Rossi. Dengan motor yang lebih kompetitif, apakah ia akan menjadi juara dunia MotoGP musim ini?

Kesan pertama yang sensasional di Qatar

Kecepatan Vinales di tes pra-musim terbukti bukan hanya sekedar kebetulan. Sesi FP4 dan kualifikasi ronde pembuka di Qatar tidak jadi digelar karena hujan deras yang mengguyur sirkuit Losail. Dengan demikian, posisi grid start untuk balapan mengacu pada hasil kombinasi dari sesi FP1, FP2 dan FP3. Vinales yang mendominasi sejak FP1 mengamankan grid terdepan.

Mengawali balapan dari pole, Vinales sempat terdampar ke posisi kelima pada awal lomba sebelum akhirnya berhasil bangkit untuk memenangi MotoGP Qatar. Ia mengalahkan Andrea Dovisiozo dan rekan satu timnya, Rossi.

Menang lagi setelah Marquez tersungkur di Argentina

Setelah sempat menguasai sesi latihan bebas, Vinales harus puas menjadi yang tercepat keenam pada sesi kualifikasi di Termas de Rio Hondo, lebih lambat 1,706 detik dari Marc Marquez yang merebut pole.

Vinales diuntungkan oleh Marquez yang terjatuh pada awal lomba, ia melesat meninggalkan Rossi dan Cal Crutchlow untuk memenangi MotoGP Argentina, kemenangan keduanya pada musim ini.

Pulang cepat dari Austin

Vinales belum berhasil merusak rekor Marquez di Austin. Ia mencatat waktu tercepat kedua pada sesi kualifikasi, lebih lambat 0,130 dari Marquez.

Vinales gagal menyelesaikan lomba untuk pertama kalinya di musim ini setelah terjatuh pada Lap 2.

Honda terlalu kencang, sulit raih podium Jerez

Vinales harus memulai balapan di Jerez dari posisi keempat di belakang tiga pembalap Honda, Dani Pedrosa, Marquez, dan Crutchlow.

Vinales tidak mampu berbuat banyak di Jerez, ia hanya mampu menyelesaikan balapan di urutan keenam.

Kemenangan ketiga musim ini, Kembali ke puncak klasemen

Vinales memulai balapan di Le Mans dari pole position di depan rekan satu timnya, Rossi. Vinales berhasil menjadi juara di Le Mans usai  Rossi dan Marquez terjatuh.

Meninggalkan Le Mans, Vinales kembali memuncakki klasemen dengan raihan 85 poin, unggul di atas Pedrosa (68) yang menempati posisi kedua, Rossi di posisi ketiga (62), dan Marquez di posisi keempat (58 poin).

Dikalahkan pembalap tuan rumah di Mugello

Sempat terjatuh saat latihan, Vinales lagi-lagi merebut pole dan start di depan Rossi di Mugello.

Vinales harus puas finis posisi kedua di Mugello setelah dikalahkan oleh Andrea Dovizioso dengan motor Ducatinya.

Tercecer di Catalunya

Setelah mendominasi baris depan dalam dua balapan terakhir, Yamaha seolah kehilangan tajinya di Catalunya. Kedua pembalap tim pabrikan harus mengikuti babak Q1 dan Vinales memulai balapan dari posisi kesembilan, hanya menyelesaikan lomba di urutan ke-10.

Setelah hasil yang mengecewakan di Catalunya, Vinales masih menjaga posisinya di puncak klasemen dengan 111 poin, unggul dari Dovizioso (104) dan Marquez (88).

Bencana di Assen, Tersingkir untuk kedua kalinya musim ini

Vinales kesulitan di sesi kualifikasi yang berlangsung dalam kondisi basah, ia hanya mampu menempati grid start ke-11.

Sempat naik ke posisi kelima, Vinales mengalami kecelakaan yang menurutnya ‘teraneh’ di chicane Geert Timmer pada Lap 11. Ini merupakan kecelakaan kedua saat balapan yang dialami Vinales di sepanjang musim ini.

Kehilangan puncak klasemen sebelum liburan panas

Vinales kembali tidak berdaya saat menghadapi lintasan basah, kali ini ia hanya mampu mencatatkan waktu tercepat ke-11 dalam kualifikasi yang berlangsung di Sachsenring.

Memulai balapan dari posisi ke-11 di Sachsenring, Vinales finis di urutan keempat setelah bertarung dengan Rossi dan Dovizioso.

Vinales gagal mempertahankan posisinya sebagai pemimpin klasemen. Dengan mengumpulkan 124 poin, ia berada di posisi kedua atau tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen, Marquez (129). Di bawahnya, masih ada Dovizioso (123) di posisi ketiga, serta Rossi (119) di posisi keempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here