Beranda Berita Mengapa Yamaha Tidak Harus Fokus Mengganti Rossi

Mengapa Yamaha Tidak Harus Fokus Mengganti Rossi

Otobandung.com – Setelah cederanya Valentino Rossi, saat ini Yamaha akan mengevaluasi konsekuensi yang mungkin terjadi pada pertarungan kejuaraan MotoGP tahun ini. Evaluasi akan tergantung pada jumlah balapan yang akan dilewatkan Rossi.

Jika Rossi melewati batas waktu dan melewatkan balapan di Jepang, Yamaha berkewajiban untuk menggantikannya, karena peraturannya pembalap yang tidak dapat mengikuti balapan hingga dua balapan berturut-turut maka posisinya harus diganti dengan pembalap lain.

Melihat Zarco di pabrikan Yamaha akan menarik, dan akan memberi jawaban yang jelas mengenai apakah sepeda motor tahun lalu lebih unggul dari motor saat ini. Ini juga akan memungkinkan bagi Yamaha untuk membandingkan Zarco dengan Vinales.

Orang Prancis itu telah mengesankan semua orang di musim pertamanya di MotoGP, meski ironisnya ia juga memiliki sejumlah bentrokan dengan Rossi, yang bahkan mengatakan bahwa Zarco tidak tahu bagaimana menyalip karena ia masih menggunakan referensi Moto2 dalam hal jarak.

Tapi, semenarik apa pun, skenario seperti itu hampir tidak mungkin. Jika Yamaha terpaksa menggandakan pengganti Rossi, mungkin posisi tersebut akan jadi milik pembalap uji Yamaha, Katsuyuki Nakasuga.

Yamaha harus bisa mengikuti strategi ini karena saat ini tim Garputala itu hanya memiliki satu pembalap yakni Vinales untuk memperjuangkan gelar.

Tanpa kejutan lain, mahkota juara tahun ini akan diperebutkan antara Andrea Dovizioso (Ducati), Marc Marquez (Honda)dan Vinales, dengan Dani Pedrosa yang akan mencoba mencari peluang dari posisi underdog.

Vinales adalah pembalap yang paling banyak dibicarakan selama balapan pra-musim dan awal musim ini, namun setelah dua putaran pertama, ia mulai merasakan tekanan untuk dianggap sebagai favorit untuk gelar tersebut.

Selain itu, ia harus mulai mencoba bagian yang berbeda dari M1, sekaligus mengelola tekanan untuk berbagi garasi dengan salah satu pembalap paling berpengaruh dalam sejarah MotoGP.

Sebagai konsekuensi dari semua faktor ini, Vinales menyadari bahwa menjadi juara akan jauh lebih sulit daripada yang dipikirkannya semula.Tapi, dengan tipe ketiga sasis di Silverstone, pembalap Spanyol itu sepertinya bisa memulihkan versinya sendiri.

Cedera Rossi telah menghadirkan kesempatan emas bagi Vinales yang mungkin tidak akan datang lagi . Sekarang ini ia menjadi titik fokus Yamaha. Saatnya ia menunjukkan performanya di pra-musim dan menunjukkan apa yang sebenarnya dia lakukan.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here