Beranda Sport F1 2017 jadi Musim Terburuk Red Bull Racing

F1 2017 jadi Musim Terburuk Red Bull Racing

otobandung.com – Musim 2017 dianggap oleh Red Bull Racing sebagai tahun terburuk yang pernah dialami sejak 2006. Bukan soal prestasi di lintasan, namun yang dimaksud adalah dalam hal reliabilitas mobil.

Daniel Ricciardo dan Max Verstappen beberapa kali harus melepaskan peluang meraih hasil bagus, bahkan kemenangan hanya karena daya tahan mobil yang kurang baik di beberapa seri. Alhasil keduanya gagal menjadi penantang gelar juara dunia musim ini.

Bukan tidak mungkin menurut Christian Horner, bos tim Red Bull, bahwa timnya akan mampu meraih lebih dari tiga kemenangan sepanjang musim.

“Soal reliabilitas, reliabilitas mesin, ini mungkin tahun yang terburuk kami alami sejak 2006. Mitra mesin kami bekerja keras untuk mengatasi itu selama musim dingin. Mereka membutuhkannya untuk tim mereka sendiri juga,” kata Horner mengenai mesin Renault yang dipakai.

“Semoga nanti kami bisa sama-sama serius menantang Ferrari dan Mercedes, yang juga tidak akan tinggal diam tentunya di tahun depan.”

Reliabilitas mesin Renault lemah sejak awal musim 2017, khususnya pada mobil Verstappen yang dalam 12 seri pertama dirinya gagal finis sebanyak 6 kali. Masuki paruh kedua, Red Bull berubah menjadi mesin yang lebih kompetitif, bahkan mengimbangi Ferrari.

Horner menuding kecepatan Red Bull pada 2017 lemah saat kualifikasi, yang masih sulit menandingi kecepatan Ferrari dan Mercedes. Padahal saat balapan, Red Bull cukup bisa menjadi penantang serius.

“Kami melihat sedikit konvergensi saat hari balapan namun masih di kualifikasi, dengan mode dan potensi penggunaan oli dan sebagainya, maih cukup pasti,” kata Horner. 

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here