Beranda Sport Dovi: Marc Berperilaku Sangat Buruk

Dovi: Marc Berperilaku Sangat Buruk

Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso

otobandung. com – Meski tak jadi korban, Andrea Dovizioso ikut memperhatikan aksi Marc Marquez pada MotoGP Argentina 2018 di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dinihari WIB. Tanpa bermaksud memihak, Dovi juga ikut menyalahkan Marquez.

Penampilan Marquez pada MotoGP Argentina 2018 memang sangat mencolok sejak awal. Jelang start, motornya yang ditungganginya terlihat bermasalah. Hal itu membuat pembalap Repsol Honda tersebut terkena penalti pada lap kelima.

Ia pun harus masuk ke pit dan merosot dari posisi terdepan hingga ke urutan ke-22. Setelah itu, The Baby Alien menunjukkan penampilan mengesankan. Satu per satu para pembalap sukses disalipnya hingga ia tiba di urutan kedelapan pada lap ke-20.

Namun, upayanya untuk meraih hasil lebih baik pada MotoGP Argentina berbuah senggolan yang mengakibatkan Valentino Rossi terjatuh. Insiden tersebut terjadi di tikungan ke-13 saat Marquez mengambil bagian kanan jalur Rossi.

Akibat insiden tersebut, Marquez yang menyelesaikan balapan di urutan kelima harus terkena penalti 30 detik. Akibatnya, hasil balapan pun menetapkan The Baby Alien finis di posisi ke-18.

“Hari ini Marc berperilaku sangat buruk. Ketika Anda menunjukkan dalam praktek bahwa Anda lebih cepat satu detik dalam situasi apapun, seharusnya mudah membawa pulang hasil terbaik. Ia membuat banyak kesalahan. Ia memperlihatkan semua hal yang seharusnya tak dilakukan,” ujar Dovi, dikutip GPOne.

Dovi sendiri mengakhiri balapan dalam posisi yang cukup baik. Lomba yang berlangsung dengan banyak drama itu diakhiri pembalap asal Italia tersebut dengan finis di urutan keenam. Ia terpaut 22,533 detik dari Cal Crutchlow, pembalap LCR Honda.

Hal itu yang membuat Dovi masih bertahan di urutan kedua klasemen MotoGP. Berkat kemenangannya pada MotoGP Qatar, ia hanya terpaut tiga poin dari Cal Crutchlow yang memenangkan perlombaan di Argentina.

“Setiap orang memiliki karakteristiknya sendiri. Ada pembalap yang lebih kuat di area tertentu, tapi ada benarnya bahwa setiap orang memiliki titik lemah. Tentu kita harus memahaminya agar bisa menjalankan tugas meraih hasil penting untuk bersaing memperebutkan gelar,” Dovi menegaskan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here