Beranda Berita Penjualan Harley-Davidson Menurun di Pasar Domestik

Penjualan Harley-Davidson Menurun di Pasar Domestik

Otobandung.com – Di tengah kontroversi kebijakan tarif baru-baru ini, di mana Harley-Davidson telah membuat angka penjualan kuartal kedua. Ada beberapa berita baik dan buruk dari hal tersebut.

Di kancah internasional, H-D telah terbukti meningkatkan penjualan tidak hanya dari Q1 ke Q2, tetapi juga dibandingkan dengan angka tahun lalu. Pasar luar negeri mengalami peningkatan 0,7 persen dalam penjualan dari 2017 untuk Q2 dan keseluruhan 0,5 persen untuk tahun ini. Amerika Latin telah menjadi pasar terkuat merek legendaris itu selama rentang setahun dengan peningkatan penjualan 9,1 persen, versus kerugian 7,1 persen di Asia.

Sayangnya, justru dipasar domestik jumlahnya tidak begitu menggembirakan. Ada peningkatan pendapatan yang dapat dipahami dari awal tahun dengan musim berkuda dimulai pada Q2. Namun, ada penurunan tajam pada angka-angka ditanggal yang sama tahun lalu. Penjualan telah turun dari 49.668 unit dari April hingga Juni 2017, menjadi 46,490 pada 2018, kehilangan 6,7 persen.

Harley memiliki rencana untuk mengubah Q2 menjadi lebih baik. Perusahaan menjanjikan strategi akselerasi untuk kembali kepada jalur penjualan terbaik pada 30 juli.

Strategi akselerasi kemungkinan akan melibatkan produk baru, dan beberapa peningkatan akses dan jangkauan serta pengalaman bagi pelanggan di dealer-dealer. Bagaimana dengan tarifnya? Sayangnya tidak ada komentar dari Harley-Davidson tentang masalah ini. Sekali lagi, dampak dari perubahan komersial penting ini akan dibahas pada 30 Juli.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here