Beranda Berita Terkait Laporan Keuangan CEO Nissan Ditangkap di Jepang

Terkait Laporan Keuangan CEO Nissan Ditangkap di Jepang

Otobandung.com – Carlos Ghosn akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai ketua Nissan setelah penyelidikan internal yang mengaitkannya dengan daftar panjang kesalahan-kesalahan termasuk tidak melaporkan pemasukannya kepada pemerintah Jepang, perusahaan itu menegaskan dalam sebuah pernyataan.

Nissan menjelaskan bahwa, selama bertahun-tahun, Ghosn dan direktur perwakilan Greg Kelly tidak melaporkan pendapatan mereka masing-masing dalam laporan yang diajukan ke sekuritas Tokyo Stock Exchange. Perusahaan tidak merinci jumlah yang terlibat atau tepatnya berapa lama praktik ini telah berlangsung.

Penyelidikan dimulai beberapa bulan yang lalu ketika seorang whistleblower anonim berbicara tentang perbedaan pendapatan Ghosn. Peneliti Nissan juga telah menemukan “banyak tindakan pelanggaran yang signifikan,” termasuk penggunaan pribadi aset perusahaan oleh Ghosn. Pernyataan perusahaan itu mencatat bahwa penyelidikan telah mengkonfirmasi “keterlibatan Kelly yang mendalam.” Kedua pria itu bisa menghadapi tuntutan di Jepang.

“Chief Executive Officer Nissan Hiroto Saikawa akan mengusulkan kepada dewan direksi untuk segera menghapus Ghosn dari posisinya sebagai ketua dan wakil direktur. Saikawa juga akan mengusulkan penghapusan Greg Kelly dari posisinya sebagai wakil direktur,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. Belum ada kabar siapa yang akan menggantikan mereka.

Ghosn belum berkomentar tentang tuduhan itu. Dia juga ketua dan CEO Renault, CEO aliansi Renault-Nissan, dan ketua Mitsubishi. Tidak jelas apakah dia akan mempertahankan jabatannya atau apakah dia akan diminta untuk mundur. Pria berusia 64 tahun itu berencana secara bertahap akan melepaskan kekuasaannya di tahun-tahun mendatang tetapi tuduhan itu akan mempercepat prosesnya.

Sumber : Leftlanenews

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here