Beranda Berita Suzuki Masih Inginkan Tim Satelit

Suzuki Masih Inginkan Tim Satelit

Kompas Otomotif

Otobandung – Meski belum memiliki tim satelit tahun depan, Davide Brivio berharap Suzuki bisa menurunkan lebih dari satu tim untuk kedepannya.

Sepanjang keterlibatan mereka di MotoGP antara musim 2002-2011, dan sejak 2015, Suzuki beroperasi tanpa tim satelit. Dan hanya meraih dua kemenangan melalui Chris Vermeulen di Le Mans 2007, dan Maverick Vinales pada MotoGP Inggris 2016.

Setelah hancur lebih musim 2017, peruntungan skuat Hamamatsu meningkat pesat musim ini dengan sembilan podium. Suzuki juga sempat menimbang opsi tim satelit, dengan Marc VDS menjadi kandidat utama.

Namun, mereka memilih tidak menurunkan tim satelit, dan tetap menurunkan dua motor musim depan, untuk Alex Rins dan Joan Mir.

Brivio mengaku kondisi keuangan Suzuki menghalanginya untuk memiliki tim satelit, namun opsi tersebut tetap menjadi target.

“Ini adalah hal yang sedang kami diskusikan di dalam perusahaan. Sebagai tim, kami ingin memiliki tim satelit untuk memiliki kebih banyak informasi, dan mengembangkan motor lebih jauh,” ujar Brivio.

“Bagi perusahaan, ini adalah usaha besar karena kami tidak memiliki sumber daya dan orang-orang seperti mungkin saingan kami. Namun, kami terus berdiskusi. Dan saya harap kami dapat melakukan sesuatu musim 2020,

“Sekalipun jika melihat situasi tim, Mereka semua berkomitmen untuk 2020, jadi itu mungkin sulit.  Tapi ini adalah sesuatu yang ada dalam pikiran kami, sedang kami diskusikan dan menjadi target bagi Suzuki. Namun, masih ada keputusan yang harus dibuat.”

Dengan Tech 3 bergabung dengan KTM, dan tim Petronas SRT jadi proyek satelit baru Yamaha, tersisa Suzuki dan Aprilia yang hanya menurunkan tim pabrikan.

Bos Aprilia, Romano Albesiano, mengkonfirmasi fokus mereka saat ini bukanlah memiliki tim satelit. Skuat Noale memilih memaksimalkan tim tes yang baru dibentuk, dengan Bradley Smith sebagai ujung tombak.

“Bagi Aprilia, itu (tim satelit) bukanlah target utama. Kami memilih berinvestasi dengan tim tes, mengambil partisipasi wildcard pada level yang tepat,” tegas Albesiano.

“Fokus pada dua pembalap, ditambah satu pembalap tes papan atas, adalah cara terbaik untuk mengembangkan struktur bagi pabrikan kecil seperti kami,” tandasnya.

Sumber : Motorsport.com

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here