Beranda Berita Fitur Keselamatan Xpander Terbaik di Kelasnya

Fitur Keselamatan Xpander Terbaik di Kelasnya

Otobandung – Mitsubishi Xpander tidak hanya menawarkan mobil keluarga dengan desain yang modern, tapi fitur juga punya fitur keselamatan yang terbaik di kelasnya. Sebagai mobil keluarga, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memiliki fitur-fitur yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Misalnya, desain yang atraktif, interior fungsional, serta kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang, Mitsubishi Xpander juga memberikan perlindungan yang maksimal kepada seluruh penumpangnya, baik itu dari fitur keamanan pasif maupun aktif.

Berikut fitur-fitur keselamatan Mitsubishi Xpander yang telah disiapkan ntuk pengemudi dan penumpang.

1. Body

Mitsubishi Xpander dilengkapi penyangga rangka bagian depan dan belakang yang mengurangi distorsi bodi mobil saat berkendara dengan cara meningkatkan efisiensi suspensi. Efeknya bodi mobil menjadi rigid dan lebih stabil. Mobil ini memakai teknologi rangka body yang kokoh yang dirancang khusus sesuai standar semua kendaraan Mitsubishi. Pabrikan menyebutnya Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) Body.

2. Seatbelt

Pengemudi dan penumpang di baris depan sampai baris belakang dilindungi oleh seatbelt 3 titik. Seatbelt di Xpander ini juga dilengkapi dengan pengingat, jika pengemudi dan penumpang depan tidak menggunakannya maka akan muncul tanda peringatan di MID dan juga suara. Seatbelt Xpander juga sudah dibekali dengan sistem pretension dan force limiter. Fungsinya menahan tubuh pengemudi atau penumpang agar tidak membentur dasbor dan setir kemudi.

3. Airbag

Terdapat dua airbag yang melindungi pengemudi dan penumpang depan. Airbag ini tugasnya meminimalisirkan risiko cedera pada kepala dan dada akibat kecelakaan frontal atau benturan dari depan. Hanya saja kerja airbag harus diimbangi oleh pemakaian seatbelt. Karena fitur pretension dan force limiter akan menahan tubuh pengemudi dari benturan langsung ke airbag.

4. Rem ABS

Fitur yang berfungsi menghindari agar rem tidak mengunci ketika harus melakukan pengereman keras atau saat melintasi lintasan licin. Fitur ini dilengkapi juga dengan electronic brake distribution (EBD) dan brake assist (BA). Fitur ABS ini sudah langsung aktif sejak pertama kali mesin mobil dihidupkan. Jadi ketika terjadi pengereman mendadak, pengemudi masih bisa menghindar dengan memutar lingkar kemudi ke kanan atau ke kiri.

5. Pedestarian Protection

Meminimalisir dampak kecelakaan kepada pejalan kaki melalui built impact-absorbing yang terdapat pada material di kap mesin dan bumper. Desain bagian depan Mitsibishi Xpander dibuat sedemikian rupa agar lebih aman bagi pejalan kaki. Jika terjadi benturan dengan orang, cidera diminimalkan dengan bentuk depan yang membulat, tidak tajam dan terbuat dari bahan non-logam.

6. Emergency Stop Signal (ESS) System.

Fitur ini memberikan informasi kepada kendaraan lain yang berada di belakang melalui lampu hazard yang akan menyala berkedip-kedip jika pengemudi mengerem secara mendadak. Sehingga pengemudi kendaraan lain bisa lebih waspada. Fitur ini hanya aktif saat terjadi pengereman mendadak dan tidak akan berfungsi jika pengemudi hanya melakukan aktivitas pengereman biasa.

7. Hill Start Assist (HSA)

Fitur ini tersedia pada tipe Ultimate dan Sport, HSA akan mengaktifkan rem secara otomatis selama beberapa detik saat akan melaju di jalanan menanjak sehingga mobil tidak bergerak mundur. Fitur ini akan aktif seketika jika Xpander berada di posisi tanjakan dan mobil berhenti, lalu saat mobil kembali melaju HSA akan menahan mobil selama 3 detik agar tidak mundur ketika pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas.

8. Active Stability Control (ASC)

Terdapat pada tipe Ultimate dan Sport. Fitur ini akan secara otomatis bekerja mengontrol laju mobil saat bermanuver di jalanan licin sehingga tidak mudah tergelincir. Fitur ini akan otomatis menyala saat mobil dihidupkan dan bekerja berdasarkan perintah dari komputer atau ECU mobil. Ketika ECU mendeteksi mobil akan terjadi understeer atau oversteer, maka secara otomatis ECU akan mengatur system pengereman dari masing-masing roda. Sehingga mobil akan lebih terkontrol dan tetap berada di jalurnya. Fitur ASC ini sebenarnya bisa dinonaktifkan oleh pengemudi melalui tombol yang ada di samping kanan setir, ada tanda peringatan yang muncul di layar MID ketika fitur ASC dinonaktifkan. Tapi ketika mobil mati dan dihidupkan lagi maka otomatis fiturnya akan kembali aktif.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here