Beranda Berita 2019, HBC Targetkan Penjualan 882 Unit New Honda BR-V di Jabar Banten

2019, HBC Targetkan Penjualan 882 Unit New Honda BR-V di Jabar Banten

Telkomsel IIMS 2019

Otobandung – Honda Bandung Center (HBC), maindealer mobil Honda di Jawa Barat dan Banten menargetkan penjualan New Honda BR-V tahun ini sebanyak 882 unit.

Junior Sales Manager HBC Kevin Hartono mengaku optimistis bisa meraih target tersebut dengan meng-upgrade berbagai kelebihan produk.

“Kami akan terus melakukan penyegaran karena masyarakat Indonesia menyukai produk baru dengan fitur lebih banyak,” ujar Kevin di Bandung, akhir pekan lalu.

Kevin mengungkapkan, perubahan BRV berada pada beberapa bagian. Desain baru pada eksterios menampilkan new black front grille design, new front bumper design, dan new front under spoiler pada bagian depan, dan lainnya.

Pada bagian samping, kesan SUV yang tangguh semakin kental dengan tambahan new black side under spoiler dan new 16” alloy wheels design.

Akses masuk ke dalam New Honda BR-V juga semakin mudah dengan smart entry system untuk membuka atau mengunci kendaraan secara otomatis hanya dengan menekan tombol pada gagang pintu.

“Kami juga melakukan berbagai perubahan di bagian belakang dan dalam kabin,” tuturnya.

Dari sisi warna, Honda menawarkan warna standar dan beberapa tambahan warna baru. Di antaranya coffe cherry red metalic dan premium metalic.

Kendati dilakukan upgrade dan penanganan fitur, new Honda BRV tidak mengalami kenaikan harga signifikan.

Kenaikan harga hanya terjadi pada tipe CVT antara Rp 3,5 hingga Rp 5 juta. Rate harga BRV dijual antara Rp 255 juta sampai 298 juta per unit.

Dengan penyegaran ini, Kevin berharap bisa mendongkrak penjualan. Momen menjelang Lebaran juga diharapkan meningkatkan minat masyarakat membeli BRV. Apalagi, market kendaraan LSUV diprediksi naik 5,6 persen tahun ini.

Untuk awal 2019 sendiri, penjualan BRV mengalami perlambatan karea kenaikan BPNKB menjadi sekitar 12,5 persen.

Market share Honda BRV periode Januari-Februari 2019 sebesar 17,3 persen atau 308 unit, lebih rendah dibanding periode sama tahun lalu. (Iren)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here