Beranda Berita Toyota RAV4 Prime Jadi Model Hybrid Paling Kencang dan Hemat Bahan Bakar

Toyota RAV4 Prime Jadi Model Hybrid Paling Kencang dan Hemat Bahan Bakar

Otobandung – Toyota RAV4 generasi kelima, yang beredar di pasaran selama hampir satu tahun, bakal punya tambahan model baru. Di Los Angeles Auto Show 2019, Toyota mengumumkan hadirnya RAV4 Prime.

SUV dengan model yang agresif dan dinamis ini memiliki tenaga sampai 302 dk, dengan penggerak empat roda canggih, suspensi yang disetel sport, dan fitur desain yang eksklusif.

Menariknya, Toyota RAV4 Prime merupakan model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). SUV ini sanggup mencatat waktu akselerasi 0-96 km jam hanya dalam tempo 5,8 detik saja.

Yang tak kalah menarik, RAV4 Prime memiliki jarak tempuh hingga 62 km saat hanya menggunakan mode electric vehicle dan menjadikannya sebagai model PHEV dengan jarak tempuh paling jauh.

Toyota di Amerika Serikat juga mencatat konsumsi bensin seirit 32 km/liter. Toyota RAV4 Prime, model 2021 yang akan tiba di musim panas 2020, menjadi RAV4 tercepat yang pernah ada, sekaligus menjadi yang paling hemat bahan bakar.

RAV4 Prime menggunakan versi mesin berbeda dari RAV4 Hybrid 2.500 cc. Ia menghasilkan daya 176 dk, sama seperti hybrid, tetapi dengan torsi puncak 168 kgm pada 2.800 rpm, dibandingkan torsi RAV4 Hybrid 163 kgm pada 3.600-5.200 rpm.

Hal itu membuat perbedaan yang berguna pada kinerja di kecepatan rendah, sambil menggunakan generator motor listrik yang lebih kuat dan responsif.

Seperti pada RAV4 Hybrid, motor bakar dan motor listrik bekerja bersama untuk menghasilkan kinerja yang dinamis, sementara kedua generator motor mengisi daya baterai.

Ruang interior RAV4 Prime tidak terganggu oleh baterai Lithium-Ion yang lebih besar, karena dipasang di bawah lantai. Posisi pemasangan juga memberi RAV4 Prime pusat gravitasi yang lebih rendah dan peningkatan stabilitas berkendara.

RAV4 Prime menggunakan versi yang sama dari Electronic On-Demand All-Wheel Drive (AWD) seperti RAV4 Hybrid. Pada kedua model, motor listrik yang dipasang terpisah di belakang memberi tenaga pada roda belakang saat dibutuhkan, termasuk secara proaktif saat akselerasi dan juga kondisi traksi yang berkurang.

Sistem AWD juga mengurangi understeer saat menikung untuk meningkatkan stabilitas kemudi. Mode Trail yang dapat dipilih oleh pengemudi memungkinkan untuk melepaskan diri dari jebakan lumpur dengan mengerem roda yang berputar dan mengirimkan torsi ke roda yang masih memiliki grip.

Toyota RAV4 Prime akan tersedia di tipe SE dan XSE, keduanya menekankan kinerja kuat di jalan, kenyamanan prima dan style premium.

Dengan teknologi plug-in hybrid, Toyota melihat kendaraan seperti ini penting untuk memperkuat strategi elektrifikasi yang juga mencakup mobil hibrida standar dan kendaraan listrik baterai (BEV), bersama dengan fuel cell electric vehicle (FCEV) seperti Mirai generasi kedua yang diluncurkan pada bulan Oktober 2019.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here