Beranda Berita Tips Cara Cegah Mobil Nyelonong di Jalan Menurun

Tips Cara Cegah Mobil Nyelonong di Jalan Menurun

Otobandung – Jalan menurun tidak kalah menyulitkan dari jalan menanjak untuk sebagian pengemudi yang belum terasah jam terbangnya.

Kalau mobil tidak kuat nanjak bakal turun, mobil yang tidak diatur lajunya saat turun bisa nyelonong tidak terkendali.

Anda wajib tahu trik atau cara aman melintas di jalan menurun.

Tidak boleh asal karena pengaturan penempatan transmisi juga sangat berpengaruh pada keamanan berkendara pengguna jalan lainnya.

Mobil Transmisi Manual

Perlakuan untuk mobil manual dan matik berbeda.

Untuk transmisi manual, jika jalan menurun sebaiknya menggunakan gigi rendah seperti gigi tiga kalau tidak terlalu curam dan dua kalau lumayan curam dan panjang.

Tujuannya agar terjadi efek engine brake dan mobil tidak langsung melaju dengan cepat karena ada kecepatannya tertahan putaran mesin.

Apalagi jika jalannya kosong, untuk menghindari kecepatan tinggi maka jangan gunakan gigi empat atau lima, mobil akan melaju lebih kencang lagi ketimbang menggunakan gigi dua atau tiga.

Selain tidak memiliki efek pengereman mesin, penggunaan gigi tinggi membuat mobil jadi meluncur liar dan tak terkendali. Dan ini sangat berbahaya.

Mobil Transmisi Matik

Selanjutnya, trik buat Anda sebagai pemilik mobil dengan transmisi matik.

Caranya tidak jauh berbeda dengan manual, Anda hanya perlu memindahkan posisi tuas transmisi dari D ke D3 atau D2.

Tapi melihat karakter transmisi otomatis yang lebih sulit mengail engine brake, sebaiknya di D2.

Ketika tuas transmisi digeser ke D2, transmisi akan bekerja secara otomatis hanya pada gigi 1 dan 2 dan tidak naik ke 3 apapun yang terjadi.

Bahkan kalau terpaksa, seperti ketika menemukan turunan sangat curam, geser tuas transmisi ke D1 sehingga posisi gigi tidak bisa beranjak ke 2.

Praktis transmisi otomatis akan membantu menahan laju mobil dari potensi meluncur tidak terkendali.

Setelah itu, jika Anda bertemu dengan jalan yang normal atau lurus tanpa ada tanjakan atau turunan lagi, kembalikan posisi transmisi ke D agar dapat melaju normal.

Tuas D pada mobil matik tidak memberikan efek engine brake sehingga mobil bisa melaju dengan lebih cepat jika melintasi jalan menurun.

Mobil Transmisi CVT

Beberapa mobil matik tidak ada pilihan D3, D2, atau[un D1, ini biasa terlihat di mobil dengan transmisi otomatis CVT.

Di sini dibutuhkan kepiawaian Anda dalam mengatur pengereman agar mobil tidak meluncur.

Tapi kalau di rasa mobil tidak akan sanggup ditahan lajunya, kamu bisa pindahkan gigi ke M atau manual.

Turunkan gigi ke posisi yang Anda mau dengan mendorong transmisi ke posisi – (minus), maka efek engine brake akan kamu dapatkan.

Sebenarnya transmisi manual dan matik pada seluruh model mobil sendiri sudah sangat canggih dan mumpuni di jalan menurun atau menanjak.

Sehingga yang paling penting adalah pengetahuan atau cara berkendara Anda.

sumber : toyota.astra.co.id

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here