Beranda Berita Penjualan Nissan China Turun 44,9% pada Bulan Maret Karena Virus

Penjualan Nissan China Turun 44,9% pada Bulan Maret Karena Virus

REUTERS/Toru Hanai

Otobandung – Dampak dari pandemi Covid 19 kini mulai merambat ke dunia otomotif global. Demikian juga yang terjadi pada pabrikan Jepang Nissan yang juga dikabarkan telah menghentikan produksinya karena wabah.

Nissan Motor Corporation mengalami dampak yang cukup signifikan dari melemahnya pasar otomotif akibat virus. Dikutip dari Reuters hari Rabu penjualannya di China turun 44,9% dari tahun sebelumnya menjadi 73.297 unit pada bulan Maret, karena epidemi virus corona terus menghantam pasar mobil terbesar di dunia.

Nissan, yang memiliki perusahaan patungan dengan Dongfeng Motor yang berbasis di Hubei, mengatakan pihaknya melihat “tanda-tanda pemulihan di pasar”, menurut sebuah pernyataan.

Tak hanya Nissan, penjualan dari pesaing juga mengalami penurunan seperti Toyota di China turun 15,9% di bulan Maret sementara Honda turun 50,8%.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here