Beranda Berita Tips Cara Memilih Oli Mesin yang Sesuai Spesifikasi Walau #DiRumahAja

Tips Cara Memilih Oli Mesin yang Sesuai Spesifikasi Walau #DiRumahAja

Otobandung – Walau masih #DiRumahAja, bukan berarti Anda tidak perlu peduli kondisi mobil kesayangan Anda.

Salah satu yang tetap harus dicek adalah oli mesin karena tetap harus diganti meski mobil kamu tidak jalan saat ini.

Untuk mendapatkan benefit yang maksimal dari oli mesin, Anda harus paham kebutuhan oli yang cocok.

Berikut tips ringan cara menentukan oli mesin yang sesuai untuk spesifikasi mobil Toyota kamu.

1. Baca Buku Manual

Buku manual merupakan gudang informasi terkait urusan teknis kendaraan kamu.

Di dalam buku manual mobil Toyota dijelaskan mengenai pelumas yang sesuai dengan kebutuhan mobil.

Pelajari dengan cermat jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin mobil kamu.

2. Cek Parameter SAE

SAE (Society of Automotive Engineers) adalah salah satu parameter yang bisa dimanfaatkan dalam memilih oli mobil.

SAE merupakan indeks kekentalan cairan yang ada pada oli mesin.

Biasanya terdapat kode spesifikasi oli pada mesin mobil yang tertulis 0W-20, 0W-40, 10W-40, 20W-50 dan lain sebagainya.

Artinya, oli tersebut memiliki SAE multi grade dengan tingkat kekentalan yang dapat berubah tergantung dari suhu oli.

Contoh, SAE 0W-20 yang banyak dipakai oleh mesin mobil Toyota, kode itu menunjukkan bahwa oli tersebut memiliki kekentalan SAE 0 pada kondisi suhu dingin dan memiliki kekentalan SAE 20 pada kondisi suhu yang panas.

Dengan demikian, oli akan memberi perlindungan optimal meski mesin dinyalakan dalam kondisi yang sangat ekstrem sekalipun karena sudah sesuai kebutuhan mesin kendaraan.

Dan tetap optimal saat harus kena macet ketika suhu panas.

3. Perhatikan API Service

API (American Petroleum Institute) merupakan sebuah institusi yang mengatur penetapan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin.

Kualitas oli mesin sudah diklasifikasikan berdasarkan jenis, masa pakai, teknologi, dan parameter lainnya.

Ketika memilih oli mesin, pemilik mobil wajib memperhatikan kode API service.

Jangan sampai menggunakan oli mesin dengan API service lebih rendah dari yang ditetapkan pabrikan karena bisa menurunkan ketahanan mesin untuk jangka panjang.

4. Periksa Sertifikasi Oli

Dengan memilih oli yang telah tersertifikasi, maka oli tersebut telah terjamin standar dan kualitasnya karena telah diuji oleh lembaga independen dan kredibel.

Beberapa badan yang mengeluarkan sertifikasi antara lain, API, ACEA, ILSAC, dan JASO.

5. Pilih Oli Sintetis

Secara garis besar, ada 2 jenis oli, yaitu oli mineral dan oli sintetis.

Oli mineral berasal dari ekstraksi minyak bumi dan lebih alami.

Masalahnya, oli jenis ini kurang bisa memenuhi tuntutan mesin mobil Toyota modern.

Sementara oli sintetis berasal dari zat kimia dengan formula aditif yang diracik sesuai dengan kebutuhan mesin mobil modern.

Formulanya dibuat agar memiliki kadar penguapan yang rendah, tahan gesekan sehingga dapat melumasi komponen dengan baik, tahan oksidasi untuk mencegah karat, dan punya daya pembersih tinggi.

6. Ganti di Bengkel Resmi

Di pasaran sangat banyak beredar jenis oli yang diklaim sanggup memenuhi tuntutan mesin mobil masa kini yang sarat teknologi canggih.

Opsi berlimpah ini pasti membuat pemilik mobil bingung, ditambah potensi mendapatkan oli palsu.

Cara paling mudah adalah menyambangi bengkel resmi untuk ganti oli mesin.

Tenaga service advisor yang bertugas akan merekomendasikan oli mesin yang paling pas untuk mobil Anda.

Apalagi untuk mobil baru yang masih dalam masa garansi, sebaiknya mengganti oli mesin di bengkel resmi setiap 6 bulan sekali atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu, sesuai jadwal servis berkala.

Ini dilakukan untuk memastikan mesin mobil Anda mendapatkan asupan oli yang sesuai kebutuhan mesin dan terjamin secara kualitas.

(toyota.astra.co.id/AndriGaul)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here