Beranda Berita Nilai Industri Mobil Listrik Tesla kini Terbesar di Pasar Saham

Nilai Industri Mobil Listrik Tesla kini Terbesar di Pasar Saham

TheMercuryNews

Otobandung – Industri otomotif dunia baru saja mendapatkan mimpi buruknya di tahun 2020. Dikarenakan pandemi Covid-19, penjualan mobil dari banyak pabrikan otomotif turun secara drastis di angka lebih dari 50 persen. Meski begitu, perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla mendapat sedikit kabar baik di masa pandemi.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Rushlane, Tesla berhasil mengalahkan Toyota dan perusahaan otomotif asal Jepang lainnya untuk persoalan perusahaan otomotif paling berharga di seluruh dunia. Tesla berhasil menjadi raksasa industri otomotif dunia setelah mereka mengalami lonjakan saham beberapa waktu belakangan ini.

Tesla meraih penilaian pasar hingga 190,12 miliar dolar AS dan tumbuh sebesar 8,97 persen. Toyota kemudian dengan selisih tak terlalu jauh di bawahannya. Toyota mendapatkan penilaian pasar 187,27 miliar dolar dan memiliki pertumbuhan sebesar 0,32 persen. Di daftar yang ketiga, ada perusahaan mobil asal Jerman, Volkswagen (VW). Meskipun dalam posisi ketiga, Volkswagen memiliki selisih penilaian pasar cukup jauh hingga 100 miliar dolar yaitu 81,72 miliar dolar.

Selanjutnya daftar tersebut diisi oleh pabrikan otomotif Jepang dan Eropa lainnya seperti Honda, Daimler, Ferrari, BMW, GM, dan Ford. Dan SAIC yang merupakan pabrikan otomotif Tiongkok juga bercokol di peringkat 10 daftar perusahaan otomotif paling berharga dunia. Mereka berhasil menghasilkan hingga 29,99 miliar dolar dengan angka penilaian pasar naik 0,48 persen.

Tesla adalah industri mobil listrik milik Elon Musk. Ia sebenarnya juga telah merugi akibat pandemi virus Corona. Namun kerugian tersebut tidak seburuk perusahaan otomotif lain. Tesla melaporkan pada kuartal kedua telah memproduksi 90.650 mobil. Jumlah produksi itu turun lima persen dibanding tahun 2019 lalu. Dengan jumlah mobil yang terjual pun meningkat 88.400 mobil terjual. Sementara pabrik mobil lain rata-rata mengalami penurunan produksi dan penjualan hingga 30 persen.

Angka penjualan yang solid adalah berita baik untuk Tesla dan diharapkan perusahaan mampu mempertahankan profitabilitas meskipun di tengah pandemic. Dikutip Detik.com dari CNN, Jumat 3 Juli 2020 saham Tesla naik 168 persen tahun ini. Sebelumnya produksi pabrik Tesla sempat turun 20 persen pada kuartal pertama. Itu disebabkan pabrik Tesla di Fremont (California) ditutup selama beberapa bulan.

Namun penutupan pabrik di Fremont ditentang Elon Musk. Menurut Musk, produksi tetap bisa berjalan dengan penjualan dapat dilakukan dari rumah dan online. Tesla pun mengajukan gugatan untuk membuka pabrik kembali di pertengahan Mei lalu. (*)

Berikut ini adalah 10 daftar perusahaan otomotif paling berharga yang ada di seluruh dunia:

  1. Tesla (AS) 190,12 miliar
  2. Toyota (Jepang) 182,27
  3. Volkswagen (Jerman) 81,72
  4. Honda (Jepang) 48,42
  5. Daimler (Jerman) 45,18
  6. Ferrari (Italia) 43,3
  7. BMW (Jerman) 41,87
  8. General Motors (AS) 41,14
  9. SAIC (China) 29,99
  10. Ford (AS) 27,08.
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here