Beranda Berita Pabrik Aktif lagi, Produksi Mobil Meningkat Enam kali Lipat

Pabrik Aktif lagi, Produksi Mobil Meningkat Enam kali Lipat

Otobandung – Beberapa pabrik otomotif sempat ditutup sementara karena pandemi virus Corona (COVID-19). Kini  pabrik-pabrik itu sudah mulai kembali aktif memproduksi mobil. Pada Juni 2020, produksi mobil di Indonesia meningkat drastis dibanding Mei 2020. Maklum, beberapa pabrik mulai beraktivitas kembali memproduksi mobil.

Menurut catatan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang dikutip Detik, industri otomotif Indonesia memproduksi mobil sebanyak 17.616 unit pada Juni 2020. Angka itu naik 601,8 persen dibanding Mei 2020 yang hanya sebanyak 2.501 unit.

Meski naik enam kali lipat dibanding Mei 2020, produksi mobil di Indonesia belum bisa menyentuh angka normal. Bahkan terpaut cukup jauh dibandingkan dengan kondisi normal sebelum pandemi COVID-19. Masih dari data yang sama, produksi mobil sebelum pandemi bisa mencapai lebih dari 100 ribu unit per bulan. Produksi itu ditujukan untuk pasar domestik dan ekspor. Dibandingkan Juni 2019, produksi mobil Juni 2020 turun 74,6 persen.

Sementara itu, periode Januari-Juni 2020 produksi mobil hanya tercatat sebanyak 369.545 unit. Angka itu turun 37,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 594.127 unit. Pada Juni 2020, masih ada beberapa pabrik yang tidak mencatat produksi sama sekali. Yaitu Mitsubishi Motors, Honda, Wuling, dan DFSK.

Sementara pabrik yang paling banyak memproduksi mobil pada Juni 2020 adalah Toyota dengan angka 12.116 unit. (*Gaikindo)

Berikut volume produksi beberapa pabrik mobil yang aktif kembali dan melaporkan angka produksi mobil pada Juni 2020:

1. Toyota: 12.116 unit

2. Suzuki: 3.284 unit

3. Hino: 625 unit

4. Isuzu: 570 unit

5. Daihatsu: 333 unit

6. Mitsubishi Fuso: 302 unit

7. BMW: 180 unit

8. Mercedes-Benz Passenger Car: 137 unit

9. UD Truck: 36 unit

10. Mercedes-Benz Comercial Vehicle: 25 unit.

11. MINI: 6 unit

12. Hyundai (PC): 2 unit.

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here