Beranda Berita Awas Celaka! Begini Cara Hitung Daya Angkut Mobil yang Aman

Awas Celaka! Begini Cara Hitung Daya Angkut Mobil yang Aman

Otobandung – Bicara barang bawaan, jangan abaikan aturan yang sebetulnya sudah tersedia di buku manual kendaraan soal kemampuan mobil mengangkutnya.

Masalahnya, selama masih ada ruang tersisa, Anda akan mengisinya dengan barang bawaan.

Pandangan tersebut terbukti salah karena meski memiliki bagasi yang lapang, tiap mobil memiliki bobot maksimal yang tak boleh diabaikan.

Sebab Daya Angkut Penting

Perilaku tidak memperhitungkan daya angkut atau payload kurang tepat dan tidak dianjurkan karena berpotensi celaka.

Parahnya lagi bisa menimbulkan risiko saat dikendarai, seperti handling mobil yang berkurang, jarak pengereman yang mengalami degradasi.

Apalagi bagi yang melintas ruas tol yang didominasi dengan lintasan lurus, akan sangat berbahaya ketika asal tancap gas dalam kondisi bobot mobil berlebih

Membawa barang bawaan melebihi kapasitas kerap dilakukan ketika mudik atau berpergian jauh seperti libur sekolah.

Kebanyakan orang saat di kampung halaman ingin membawa hasil bumi atau oleh-oleh tanpa mengindahkan beban yang bisa diangkut pada mobilnya.

Bayangkan beban mobil akan seperti apa, plus ditambah mengangkut penumpang dan berjalan ratusan kilometer.

Cara Mengukur Payload Mobil

Sebaiknya sebelum Anda membawa barang bawaan memperhatikan payload dari kendaraannya.

Cara mengukurnya bisa melihat dari berat kosong dan maskimum mobil yang sudah tertera di buku manual tiap mobil.

Misal, untuk Toyota Kijang Innova yang memiliki berat maksimum 2.130 Kg dan berat kosong 1.525 Kg, dari kedua jumlah tersebut tinggal dikurangi.

Selisihnya sebesar 605 kg merupakan daya angkut atau daya muat yang boleh ditambah atau dimasukkan ke dalam mobil.

Tapi jumlah itu sudah termasuk hitungan bobot seluruh penumpang yang Anda bawa.

Katakan mobil Anda membawa 6 orang penumpang dengan berat rata-rata 60 kg, artinya total berat penumpang mencapai 360 kg.

Dengan begitu masih ada sisa daya angkut yang boleh dibawa sebesar 245 kg.

Payload Roof Box

Bagi mobil yang sudah dilengkapi roof rail seperti jajaran SUV Toyota, bisa memanfaatkan bagian atap untuk menaruh barang bawaan.

Tetapi, tetap ada aturan mainnya.

Pada umumnya beban yang dianjurkan pada atap mobil tidak lebih dari 70-73 kg, apabila berlebih maka bisa membuat atap mengalami deformasi.

Belum lagi bahaya yang harus diambil bila membawa barang di atap kendaraan terlalu berlebih.

Bahaya itu bukan hanya pada mobil yang Anda kendarai, tapi pengguna mobil lain juga.

Sumber : Toyota.astra.co.id/Salsa

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here