Beranda Berita Mengapa Bodi Bagian Depan Mobil Lebih Gampang Penyok?

Mengapa Bodi Bagian Depan Mobil Lebih Gampang Penyok?

Padahal, area itu sengaja dibuat untuk hancur. Area itu adalah crumple zone. Tapi pertanyaannya, mengapa para insinyur yang membuat mobil mau bersusah-payah membuat sebuah bagian bodi yang sengaja dihancurkan? Tentunya, ada alasannya dong.

Tujuannya satu, menjaga kabin tetap seutuh mungkin ketika terjadi kecelakaan. Hal ini mengikuti hukum fisika dimana energi yang merupakan suatu benda harus disalurkan. Crumple zone lah yang mengambil energi ini dan mengalirkannya ke area lain pada mobil, tidak menyalurkan ke kabin.

Bila tidak ada zona krisis, maka ketika terjadi kecelakaan, seluruh energi dari tabrakan tersebut akan tersalurkan ke kabin atau bahkan ke penumpang secara langsung. Kurang lebih membayangkan saja dengan melakukan rem mendadak dan mengerem secara halus, zona crumple bisa dibilang memperhalus perlambatan yang terjadi.

Selain itu, bila tenaga tersebut tersalurkan ke kabin, kabin bisa berubah bentuk seperti dashboard yang terdorong ke belakang yang kemudian menjepit para penumpangnya. Atau mungkin benturan tersebut mengenai pintu sehingga pintu tersangkut dan tidak bisa dibuka, mempersulit evakuasi para korban kecelakaan.

Untuk itu, rangka atau bodi pada kendaraan pun sengaja dibuat ringkih pada bagian tersebut, umumnya bagian depan dimana terjadi tabrakan dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Meskipun bodi mobil penyok dan ringsek, akan tetapi meminimalisir resiko penumpang di kabin terluka parah, sebab mesin depan juga diperhitungkan untuk membantu penyerapan benturan.

Fakta tersebut cukup membuktikan tentang pentingnya crumple zone dilihat dari aspek keselamatan dan keamanan para penumpang mobil.

Jadi, bodi yang gampang penyok itu justru menyelamatkan pengemudi dan penumpang dari resiko fatal energi benturan ketika kecelakaan.

Sumber : Hyundaimobil.co.id

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here