Beranda Berita KONA Electric SUV Full Electric Pertama Di Indonesia

KONA Electric SUV Full Electric Pertama Di Indonesia

Otobandung – Pada awal tahun 2020, Hyundai mengumumkan akan merilis sebuah mobil listrik, yaitu Hyundai Ioniq yang saat itu dipamerkan di Hyundai Simprug kepada masyarakat. Tetapi Hyundai kini juga mengeluarkan alternatif mobil listrik bagi mereka yang lebih suka SUV.

SUV tersebut adalah Kona, tetapi bukan Kona biasa, melainkan Kona yang sudah dielektrifikasi menjadi Kona Electric. Dengan demikian, Kona Electric menjadi sebuah SUV elektrik paling terjangkau di Indonesia.

Di eksterior, terlihat Kona Electric memiliki tampilan yang serupa namun tak sama dengan Kona Gasoline. Pada bagian depan dimana Ia tidak memiliki ventilasi grill selayaknya saudaranya. Hal ini bukan tanpa tujuan. Karena mobil listrik tidak memerlukan pendinginan mobil pembakaran internal, maka panggangan tersebut dibuat rata agar lebih aerodinamis.

Kodratnya sebagai SUV pun menawarkan kelebihan ala SUV, yaitu ground clearance yang tinggi dan kabin yang lega.

Dengan ground clearance 158 mm, Kona Electric bisa diajak bermanuver di daerah perkotaan maupun luar kota tanpa rasa takut tersangkut atau mentok pada situasi jalanan yang buruk.

Dan dengan kabin luas khas Kona, Kona Electric menjadi sangat praktis. Bagasinya berkapasitas 332 liter dan bisa ditambah hingga 1.114 liter dengan melipat jok baris kedua.

Bicara tentang bagasi, marilah kita masuk ke dalam interior dimana interior ini mungkin masih terasa sangat familiar, hanya saja dipenuhi oleh teknologi dan mungkin agak sedikit berbeda.

Terlihat perbedaan yang signifikan berupa absennya tuas transmisi. Tuas tersebut oleh sekumpulan tombol yang dinamakan “Button Type Shift-by-Wire”, berfungsi layaknya transmisi otomatis seperti biasa.

Karena absennya tuas transmisi tersebut, maka ruang yang biasanya ditempati oleh media transmisi pun tidak diperlukan. Sehingga, Kona Electric memiliki tempat penyimpanan tambahan di bagian tengah di bawah tombol transmisi.

Selain itu, speedometer analog sudah mengacu pada berbagai layar digital 7 inci yang menampilkan informasi seperti kapasitas baterai, pengisian daya, dan jarak tempuh tersisa yang menyesuaikan dengan cara mengemudi.

Untuk mempermudah, Kona Electric pun memiliki Heads Up Display yang akan menampilkan beberapa informasi penting yang tepat di depan pengemudi sehingga pengemudi tidak dapat mengalihkan pandangannya terlalu jauh.

Selama mengemudi, pengemudi bisa mengemudi mode mengemudi mana yang cukup dari sentuhan jari pada tombol di setir. Pengemudi dan penumpang pun akan merasa lebih nyaman menggunakan Kona Electric karena sudah memiliki kursi dengan ventilasi dan pemanas pada baris depan.

Untuk menggerakan SUV ini, dipercayakan sebuah sistem motor listrik 100 Kw yang menggerakkan roda depan. Untuk baterai, dipercayakan baterai Lithium-ion Polymer berkapasitas 39,2 KwH dan voltase 327 volt.

Dengan kapasitas tersebut, Kona bisa menempuh jarak hingga 255 km sebelum memerlukan pengisian daya ulang. Untuk mengisinya pun tidak perlu waktu lama. Jika menggunakan fasilitas fast charging 100 Kw, maka hanya diperlukan waktu 54 menit untuk mengisi dayanya dari 0 hingga 80%.

Jika memilih untuk melakukan pengecasan biasa seperti di rumah dengan kapasitas 240v, maka pengecasan tersebut akan memakan waktu sekitar 6 jam 10 menit dari 0 hingga penuh.(*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here