Beranda Berita Hyundai Kenalkan Truk Konsep Bertenaga Hidrogen yang Ramping

Hyundai Kenalkan Truk Konsep Bertenaga Hidrogen yang Ramping

Otobandung – Hyundai membuat kejutan pada tahun 2013 dengan kendaraan fuel cell listrik (FCEV) pertamanya.

Sejak saat itu, pembuat mobil Korea Selatan telah memperkenalkan Nexo dan menginvestasikan 6,4 miliar dolar AS (sekitar Rp92,8 triliun) ke dalam teknologi tersebut.

Selanjutnya, Hyundai tidak hanya mengumumkan dua konsep menarik – truk fuel cell listrik bertenaga hidrogen dan trailer berpendingin – tetapi juga mengumumkan akan mulai menjajaki peluang di pasar kendaraan komersial AS.

Kedua konsep tersebut menggambarkan kemungkinan masa depan pengangkutan barang.

Semi-truk yang disebut sebagai Hyundai HDC-6 Neptune, merupakan evolusi dari truk menjadi pengangkut kargo yang ramping dan berteknologi.

Hadir dengan desain modern yang banyak meminjam dari desain Art Deco kereta api streamliner dari awal hingga pertengahan abad ke-20.

Salah satu elemen desain yang terlihat sangat mencolok adalah gril besar yang dibutuhkan untuk memaksimalkan pendinginan. Ini membentang di sekitar bagian bawah kabin.

Hyundai juga memamerkan trailer berpendingin yang akan menjadi pasangan sempurna HDC-6 Neptunus.

Trailer konsep HT Nitro ThermoTech dirancang untuk mengangkut produk yang membutuhkan pendinginan.

Trailer ini menggunakan sistem teknologi pendinginan nitrogen kriogenik yang diklaim Hyundai memiliki jejak karbon yang 90 persen lebih sedikit daripada model tradisional.

Sistem pendinginnya hampir tidak bersuara, dan ini akan sangat mengurangi polusi suara bagi pengemudi dan selama pengiriman.

Trailer ini juga menampilkan desain struktural baru yang disempurnakan. Di mana dinding samping, atap, dan dinding depan dibuat dari panel busa satu bagian yang sama.

Ini tentunya membuat trailer lebih ringan, lebih kuat, dan lebih terisolasi.

Dua pengungkapan baru ini lebih dari sekadar rencana FCEV Vision 2030 Hyundai untuk membangun setidaknya 500.000 FCEV per tahun pada 2030.

Saat ini, teknologi tersebut masih dalam tahap awal dengan ketersediaan terbatas di seluruh Amerika Serikat. Ini adalah masalah yang dihadapi beberapa kendaraan bertenaga hidrogen saat ini di pasar.

Namun, Hyundai berinvestasi untuk mempercepat pengembangan sel bahan bakar hidrogen dan infrastruktur yang diperlukan.

Ini adalah tujuan yang ambisius, tetapi satu hal yang sepenuhnya didukung oleh Hyundai, terbukti dengan konsep FCEV terbarunya.

Sumber: Hyundai, Motor1.com

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here