Beranda Berita Apa Itu Posisi Duduk Ideal 3K?

Apa Itu Posisi Duduk Ideal 3K?

Otobandung – Ketika berkendara, Anda harus tahu bagaimana posisi duduk yang ideal demi menunjang kenyamanan. Hal ini biasa disebut dengan posisi duduk 3K, lalu apakah sudah mengetahui tentang konsep tersebut?

Kemungkinan sebagian besar pengendara belum memahaminya. Jadi, tidak terlalu memedulikan posisi duduk yang ideal. Padahal hal ini sangat penting, bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga demi keamanan.

Seperti Apa Posisi Duduk 3K?

Kepanjangan dari 3K sendiri adalah kenyamanan, kontrol, dan komunikasi. Jadi saat berkendara, posisi duduk Anda harus memenuhi ketiga kriteria tersebut. Seperti apa maksudnya? Silakan simak penjelasan berikut.

Kenyamanan

Hal pertama ini sangat penting untuk Anda perhatikan. Sebab, mengemudi akan membutuhkan waktu yang lama, bahkan sampai berjam-jam. Hal itu jika perjalanannya jauh atau sedang nyaman.

Jadi, pastikan posisi duduk Anda nyaman dan pastikan kaki menjangkau pedal kopling dengan penuh. Hal tersebut jika memakai mobil manual. Sedangkan, pada penggunaan mobil matic, maka secara penuh menjangkau pedal rem.

Oleh karena itu, atur sandaran dengan baik sekiranya bahu beserta punggung nyaman bersandar. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah lelah dalam mengemudi. Kemudian, posisikan dengan benar dengan panduan arah jam.

Pada umumnya, yang paling nyaman dan aman adalah arah jarum jam 9-3 atau 10-2. Dengan menggunakan patokan 9-3, maka bisa menjangkau tuas kontrol dengan mudah. Selain itu, saat memutar kemudi juga lebih ringan.

Kontrol

Poin dari posisi duduk 3K yang kedua adalah kontrol. Jadi, jika Anda sebagai pengemudinya, maka harus memegang kontrol secara penuh. Mengingat banyaknya kecelakaan yang terjadi karena pengemudi kehilangan kontrol.

Salah satu bagian terpenting adalah saat berada di tikungan dan akan melakukan manuver. Pada umumnya, cara membelokkan mobil terbagi menjadi 2, yaitu push up dan pull down.

Kedua jenis tersebut memiliki teknik yang berbeda. Jadi, Anda harus memahaminya dengan baik. Pada push up, tangan memegang kemudi bagian bawah, kemudian memutarnya hingga berada di atas.

Sedangkan pull down berlaku sebaliknya. Jadi, memposisikan tangan berada di atas setir. Lalu, memutarnya sampai ada di bagian bawah. Kedua cara ini yang sangat direkomendasikan dan sama-sama baik.

Jadi, Anda bisa memilih sesuai dengan keluwesan masing-masing. Jika lebih nyaman memakai teknik push up, maka jangan memaksakan untuk menggunakan pull down. Begitu pula sebaliknya.

Komunikasi

Maksud dari komunikasi di sini bukan pembicaraan antar satu pengemudi dengan yang lainnya. Akan tetapi, komunikasi Anda terhadap instrumen yang berada pada mobil.

Jadi, Anda harus bisa menjangkau atau mengontrolnya dengan baik. Misalnya pada spion atau tombol-tombol yang berada di dashboard. Hal ini termasuk penting karena salah satu bagian dari keamanan.

Jadi, sebelum pergi pastikan terlebih dahulu kondisi mobil dan sistem keamanannya berfungsi dengan baik atau tidak. Dengan begitu, tidak perlu bingung atau panik saat mengalami kondisi darurat.

Bagian terpenting adalah pada remnya. Jangan sampai rem blong tidak Anda ketahui, sehingga bisa menyebabkan kecelakaan. Kemungkinan terjadinya hal ini cukup besar peluangnya.

Khususnya jika Anda memang tidak pernah melakukan servis pada mobil tersebut. Servis bukan hanya digunakan jika kendaraan sedang bermasalah atau rusak. Akan tetapi, juga untuk memantau kondisi mobil.

Jadi, sama halnya dengan istilah lebih baik mencegah daripada mengobati. Kata-kata tersebut memang cocok diterapkan untuk berbagai keadaan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan diri.

Sumber : Daihatsu.co.id

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here