
Otobandung – Tanda-tanda engine mounting sudah rusak dan perlu diganti biasanya, mobil akan terasa lebih bergetar dan menjadi kurang nyaman.
Karena, engine mounting yang biasanya terbuat dari karet seharusnya meredam getaran mesin dan gerakan mesin. Sehingga mobil tidak bergetar.
Namun, apa yang menyebabkan engine mounting rusak atau cepat rusak? Berikut beberapa penyebab engine mounting rusak :
1.Usia
Seperti komponen lainnya, engine mounting juga memiliki usia. Setelah melalui banyak tekanan dan getaran, karet dari engine mounting akan rusak kehilangan kemampuan peredamannya, membuat kabin menjadi bergetar.
2. Gaya Mengemudi
Gaya mengemudi rupanya bisa merusak engine mounting, terutama pada mobil bertransmisi manual. Intinya dari cara mengemudi manual yang agresif bisa memberikan beban berlebih ke engine mounting dan membuatnya cepat rusak.
3. Bekas Kecelakaan
Ketika terjadi benturan pada mobil, bisa saja ada pergeseran dan ada daya yang terserap oleh engine mounting. Gaya berlebihan ini bisa membuat karet dari engine mounting rusak. Sehingga ketika terjadi benturan yang cukup besar, sebaiknya engine mounting diganti
4. Kebocoran Oli
Oli merupakan musuh bagi komponen karet seperti pada engine mounting. Jika terjadi kebocoran, maka akan menyebabkan karet dari engine mounting lebih cepat rusak.
5. Cacat Komponen
Pada beberapa kondisi, bisa saja komponen engine mounting yang digunakan tidak sesuai standar dan mengalami defek. Hal ini tentunya membuat umurnya menjadi lebih pendek.
6. Salah Pemasangan
Engine mounting perlu pemasangan yang presisi. Jika terjadi kesalahan, akan membuatnya cepat rusak. Sangat disarankan penggantian engine mounting di jaringan bengkel resmi untuk pemasangan yang presisi.
Sumber : Hyundaimobil.co.id
Top markotop.., artikel ini sangat membantu dan membuka ilmu pengetahuan tentang otomotif
Top markotop.., artikel ini sangat membantu
Thank