Beranda Berita BMW Merencanakan Model Mewah Di Atas Seri 7 di Era 90-an

BMW Merencanakan Model Mewah Di Atas Seri 7 di Era 90-an

BMW Merencanakan Model Mewah Di Atas Seri 7 di Era 90-an

Otobandung – Sebelum BMW mengakuisisi Rolls-Royce pada tahun 1998 , perusahaan tersebut memiliki rencana dan aspirasinya sendiri untuk lini ultra-mewah di atas andalan Seri 7. Dalam buku ketiga Steve Saxty, “BMW Art by Design” ia mengeksplorasi konsep desain yang disebut “ZBF 7 Series,” kependekan dari “Zukunftige BMW Familie.” Poin penting di sini adalah bahwa konsep tersebut tidak dirancang sebagai proposal langsung untuk Seri E65 7 mendatang; melainkan dibuat sebelum proyek tersebut dimulai sebagai eksplorasi visioner yang bertujuan untuk memperkirakan arah masa depan seluruh jajaran BMW.

Di tengah eksplorasi kreatif ini, ada satu desain yang menonjol karena penafsiran ulang kemewahan dan kehadirannya yang berani — Seri ZBF 7 karya Joji Nagashima. Konsep Nagashima menentang norma desain konvensional dengan gril besar yang dipasang di depan kap mesin yang ringkas, sebuah pilihan yang disengaja untuk menambah ruang penumpang. Interiornya menyimpang dari tradisi, menampilkan gaya segar radikal yang memposisikan Seri ZBF 7 tidak hanya sebagai penerus pendahulunya tetapi juga sebagai pertanda Seri 9 yang futuristik.

Desain inovatif ini diwujudkan sebagai model non-lari, merangkum visi berani Nagashima untuk Seri 7 generasi berikutnya yang melampaui batasan sedan mewah. Ambisi proyek ini tidak berakhir di situ; pada tahun 1996, mobil kedua diwujudkan menjadi prototipe yang sedang berjalan. Prototipe ini menangkap imajinasi bos R&D BMW, Wolfgang Reitzle, sedemikian rupa sehingga ia menyatakan keinginannya untuk membawa prototipe ini ke klub golfnya.

Meski menampilkan lampu depan bundar ikonik yang kemudian menjadi ciri khas desain BMW, konsep ini membedakan dirinya dengan dua lampu bagian dalam yang berukuran jauh lebih besar. Dipasangkan dengan gril yang besar dan menonjol—ditonjolkan oleh lencana V12—elemen desain ini memberi ZBF kesan istimewa dari sedan mewah klasik, yang mengingatkan kita pada Rolls-Royce, jauh sebelum BMW mengakuisisi merek mewah kelas atas tersebut.

Fitur yang paling menawan tidak diragukan lagi adalah gril ginjal besar yang memanjang ke bawah, mengingatkan kita pada BMW M3 dan M4 G80/G82, di samping i4 dan iX yang serba listrik. Apakah perusahaan memperkirakan kisi-kisi ini dalam model produksi dua puluh lima tahun ke depan masih diragukan. Namun, hal ini menjadi bukti bahwa tren desain terkini tidaklah se-baru kelihatannya.

Sumber : Bmwblog

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here