Penyebab Power Steering Elektrik Rusak
Otobandung – Kerusakan pada EPS dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari pola kemudi yang kurang baik hingga kerusakan pada berbagai komponen terkait. Berikut merupakan penjelasan diketahui lebih lengkapnya, hal ini menjadi penting bagi pemilik mobil.
Penyebab Paling Umum: Mobil Sering Menerobos Genangan Air
Rusaknya EPS dapat disebabkan oleh berbagai hal, namun penyebab paling umum muncul dari cara mengemudi yang kurang baik.
Komponen ini dipasang pada bagian kaki-kaki mobil dan tentunya area kemudi. Dalam mendukung kinerja mobil, ada berbagai sistem kelistrikan yang bekerja di bagian-bagian tersebut.
Namun karena letaknya di bagian bawah, maka komponennya pun rawan terkena udara, terutama jika pengemudi tidak memperhatikan hal tersebut.
Terlalu sering berkumpulnya udara menjadi salah satu cara mengemudi yang perlu dihindari, karena bisa berdampak buruk terhadap berbagai komponen mobil, salah satunya EPS.
Hal tersebut dapat menimbulkan dampak yang lebih parah apabila yang diterobos tidak lagi menampung udara, melainkan kawasan banjir.
Selain dapat mengakibatkan berbagai komponen mesin terkena udara, penumpukan udara juga dapat meninggalkan banyak kotoran di bagian bawah mobil.
Dampaknya, bisa saja kotoran tersebut mengendap di sana dan menghambat kinerja mesin. Oleh karena itu, cobalah untuk lebih memperhatikan pola mengemudi dan sebisa mungkin menghindari kawasan yang dipenuhi dengan wadah udara.
Sensor EPS yang Tidak Bekerja
Sistem EPS dapat berfungsi dengan didukung oleh kinerja dari beberapa sensor, sesuai dengan kondisi mobil tersebut. Ada dua sensor utama yang umumnya diperlukan, yaitu sensor kecepatan dan sensor torsi .
Sensor kecepatan berguna untuk mengetahui kecepatan dari mobil sehingga bobot EPS pun dapat disesuaikan. Selanjutnya sensor torsi memiliki fungsi untuk seberapa besar putaran mesin ke roda mobil.
Gangguan pada Bagian Motor EPS
Secara sederhana, motor EPS dapat diartikan sebagai pengolah tenaga gerak. Melalui motor ini, maka tenaga listrik akan dimanfaatkan untuk memutarkan bagian poros kemudi .
Perputarannya akan disesuaikan dengan sensor yang diterima tentang sudut putar kemudi. Komponen ini letaknya berada di bagian bawah mobil, sehingga berbagai kondisi mungkin saja terjadi dan menghambat kinerjanya.
Jika tidak ingin muncul kerusakan terhadap komponen ini, maka Anda sebaiknya memastikan tidak ada udara atau kotoran yang masuk ke sana.
Ketika ada air yang masuk, maka bisa meningkatkan risiko terjadinya arus pendek atau korsleting. Selain itu, bisa juga menyebabkan munculnya karat di berbagai bagian.
Gangguan pada bagian Steering Rack
Hal yang perlu diwaspadai selanjutnya yaitu bagian steering rack yang berfungsi untuk mengalirkan gerakan dari komponen motor EPS untuk dilanjutkan ke bagian roda mobil.
Pastikan karet penutupnya tidak sobek, baik sampai ujung kanan maupun kirinya. Jika ada sobek atau rusak, maka bisa memicu pergerakan yang kurang sempurna bagi roda mobil.
Gangguan pada Modul EPS
Selain itu, kerusakan juga bisa disebabkan karena adanya gangguan pada modul EPS. Ini merupakan sistem untuk mengolah berbagai data yang diperoleh dari sudut putaran setir mobil.
Dengan berjalannya sistem ini, maka akan muncul perintah untuk proses kerja dalam sistem EPS.
Komponen ini sebenarnya tidak terlalu sering mengalami masalah, namun bisa saja timbul jika dashboard terkena air atau muncul korsleting pada sistem kelistrikan.
Jika modul EPS sudah rusak, maka perangkat mobil pun tidak lagi bisa berfungsi, sehingga Anda tidak perlu memaksakan kinerjanya.
Kurangnya Daya pada Aki dan Alternator
Sumber tenaga dari EPS berasal dari daya listrik hasil produksi komponen aki dan alternator. Oleh karena itu, jika mobil mengalami masalah, maka tenaga listrik yang dihasilkan pun akan melemah.
Hal tersebut selanjutnya dapat berdampak pada kinerja berbagai komponen mobil, termasuk motor EPS. Distribusi listrik dari alternator pun tidak bisa berfungsi dengan baik.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, maka penting untuk melakukan pengecekan rutin terhadap komponen aki dan alternator mobil. Umumnya pemeriksaan tersebut dilakukan bersamaan dengan servis rutin.
Longgarnya Sambungan Cross Joint Steering
Penyebab kerusakan power steering berikutnya yaitu ketika bagian cross joint steering mulai longgar, sehingga bagian poros menjadi terganggu dan pergerakannya menjadi tidak stabil.
Jika Anda ingin mendeteksi kerusakan di bagian ini, maka bisa dilakukan dengan cara mendengarkan suara dari arah belakang kemudi setir saat dibelokkan.(*)













































