
Tips Darurat Ketika Kabel Kopling Putus Saat di Tengah Perjalanan
Otobandung – Terdapat dua jenis sistem transmisi yang digunakan di sepeda motor. Diantaranya transmisi automatic yang menggunakan model Continuously Variable Transmission (CVT) dan ada juga yang menggunakan gigi seperti pada sepeda motor bertransmisi manual.
Ada perbedaan signifikan antara sepeda motor bertransmisi automatic dengan manual, Yakni adanya perangkat kopling yang biasanya terdiri dari beberapa komponen seperti tuas kopling, kabel kopling, clutch adjuster hingga kebagian dalam mesin seperti per dan kampas kopling.
Sepeda motor akan bekerja optimal jika semua bagian kopling dalam keadaan prima. Kendala yang biasa dihadapi oleh pengendara pada motor bertransmisi manual adalah kampas kopling yang aus dan yang sering terjadi adalah kabel kopling yang putus.
Kabel kopling yang putus mendadak saat berkendara di motor kopling manual tentu bisa bikin Brosis panik. Tanpa kopling, tentunya Brosis tidak bisa memindahkan gigi dengan normal, apalagi saat berhenti.
Namun, sebenarnya Brosis tidak perlu mendorong motor! Ada trik darurat yang bisa dilakukan untuk menjalankan motor hingga mencapai bengkel terdekat.
1. Memulai Motor Tanpa Kopling (Dari Posisi Diam)
Tantangan terbesar adalah saat motor dalam keadaan mati atau berhenti.
Posisikan Netral dan Nyalakan Mesin: Pastikan persneling berada di posisi netral (N). Nyalakan mesin seperti biasa.
Dorong Motor: Setelah mesin hidup, siapkan diri untuk langsung memasukkan gigi. Dorong motor ke depan sambil Anda duduk di atasnya, hingga motor mulai berjalan pelan.
Masukkan Gigi: Setelah roda berputar dan motor bergerak, segera injak persneling ke Gigi 1 (atau Gigi 2 jika motor Anda memiliki torsi yang kuat). Motor akan sedikit tersentak, tetapi akan langsung melaju. Tambahkan gas secara perlahan.
2. Pindah Gigi Saat Motor Berjalan
Setelah motor berjalan, memindahkan gigi menjadi lebih mudah, meskipun tanpa kopling.
Pindah Gigi Naik (Up Shift): Saat ingin menaikkan gigi, kurangi gas (throttle) secara penuh (tutup gas), lalu injak persneling ke atas dengan cepat. Pada saat gas ditutup, tekanan pada gearbox berkurang, memungkinkan perpindahan gigi tanpa kopling. Segera buka gas kembali setelah gigi berpindah.
Pindah Gigi Turun (Down Shift): Untuk menurunkan gigi, tutup gas dan lakukan perpindahan gigi saat kecepatan motor sudah menurun dan putaran mesin (RPM) rendah. Lakukan dengan halus untuk menghindari engine brake yang kasar dan risiko roda belakang selip.
3. Cara Berhenti dengan Aman
Saat harus berhenti (misalnya di lampu merah), Anda harus bertindak cepat agar mesin tidak mati mendadak.
Netralkan Gigi: Sebelum motor benar-benar berhenti total (misalnya saat melambat dari kecepatan 20 km/jam), segera injak persneling hingga posisi Netral (N).
Berhenti Total: Begitu gigi sudah netral, Anda bisa mengerem dan berhenti dengan aman tanpa khawatir mesin mati.
Tapa Brosis harus ingat jika trik ini hanyalah solusi darurat. Segera cari bengkel AHASS atau bengkel umum terdekat untuk mengganti kabel kopling yang putus, karena berkendara tanpa kopling dalam jangka panjang dapat merusak komponen transmisi motor.
Kopling putus sebenarnta bisa kita hindari, jika Brosis selalu melakukan perawatan dan pemeriksaan sepeda motor secara rutin.Langkah sederhana tersebut membuat seluruh komponen sepeda motor lebih terjaga dan performa sepeda motor akan tetap optimal. Bawalah sepeda motor ke bengkel AHASS terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan secara menyeluruh oleh mekanik terbaik Honda. Tips Darurat Ketika Kabel Kopling Putus Saat di Tengah Perjalanan.(*)













































