
Otobandung – Istilah understeer vs oversteer berkaitan dengan kepekaan setir mobil ketika mengemudi, keduanya terjadi ketika kondisi kendaraan berada dalam keadaan tidak normal sehingga membahayakan penumpang dan pengemudi. Lantas apa perbedaannya? Berikut penjelasannya!
Pengertian Oversteer
Sementara oversteer merupakan kondisi selip ban belakang. Sehingga ketika mobil dibelokkan dalam kecepatan tinggi, kondisi ban belakang kehilangan traksi dan berakibat pada mobil yang bergeser dan terjadi drift.
Pada beberapa kasus oversteer ekstrim, mobil dapat berputar-putar tanpa kendali sehingga sangat membahayakan pengemudi dan penumpang. Penyebabnya pun beragam, mulai dari pengemudi melakukan pengereman terlalu keras, pengemudi melepaskan kaki tiba-tiba dari pedal, hingga ban belakang mobil menipis.
Cara Menangani Oversteer
Berikut ini beberapa penanganan yang bisa dilakukan ketika mobil berada dalam kondisi oversteer:
- Atur setir kembali lurus atau ke arah yang lebih aman, guna menghindari risiko kecelakaan.
- Kurangi tekanan di pedal gas, lakukan secara perlahan agar traksi ban dapat kembali sehingga dapat mencengkram aspal dengan normal.
- Kendalikan kontrol pengemudi di keadaan konsentrasi penuh.
Perbedaan Understeer dan Oversteer
Terdapat beberapa perbedaan dari kedua permasalahan mobil ini, diantaranya sebagai berikut.
Penyebab Terjadi
Mobil yang berada dalam kondisi understeer disebabkan karena volume ban depan mobil yang menipis, sehingga berakibat pada cengkraman ke aspal yang kurang optimal.
Selain itu kondisi ini juga dapat terjadi karena cengkraman sistem pengereman roda depan yang mengalami kerusakan sistem atau keausan. Umumnya understeer kerap terjadi pada mobil FWD atau Front Wheel Drive.
Keadaan Fisik
Selain perbedaan penyebab, kedua permasalahan ini juga memiliki perbedaan dari segi keadaan fisiknya. Mobil yang mengalami understeer akan kesulitan untuk dibelokkan meskipun sudah dikendalikan oleh setir, arah dari roda kendaraan pun tetap dalam kondisi lurus.
Sementara keadaan oversteer merupakan kondisi ketika mobil berada dalam kecepatan tinggi dan sulit dibelokkan, sehingga terjadi kesulitan pengontrolan dan kehilangan keseimbangan. Demikian perbedaan understeer vs oversteer.
Sumber : Daihatsu















































