Beranda Berita Veda dan Ramadhipa Hadapi Q2 yang Sulit Sebelum Balapan Minggu di Jerez

Veda dan Ramadhipa Hadapi Q2 yang Sulit Sebelum Balapan Minggu di Jerez

Veda dan Ramadhipa Hadapi Q2 yang Sulit Sebelum Balapan Minggu di Jerez

Otobandung – Meskipun secara umum mendapatkan hasil bagus, Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa tidak bisa menutup Sabtu (31/5/2025) di Circuito de Jerez-Angel Nieto dengan hasil positif. Veda yang lolos dari kualifikasi pertama (Q1), terjatuh di tikungan 11 saat Q2 dan tidak bisa mendapatkan posisi start yang bagus untuk balapan kelas JuniorGP. Di kelas European Talent Cup, Ramadhipa yang sebelumnya mencatat hasil bagus selama tiga hari uji coba di Jerez kali ini tidak bisa manerapkan strategi terbaik saat turun pada sesi Q2 yang berangin.Tidak seperti di Estoril pada putaran sebelumnya, free practice berlangsung di kondisi optimal di Jerez, dengan suhu sangat panas dan lintasan benar-benar kering.

Pada Kamis (29/5/2025), dari dua sesi yang digelar, kedua pebalap Indonesia tersebut fokus pada set-up motor dan adaptasi dengan lintasan. Meskipun sudah mengenal sirkuit ini dari keikutsertaan di Red Bull Rookies Cup, keduanya belum pernah memacu motor Honda di sirkuit ini.Pada Jumat (30/5/2025), cuaca masih stabil dengan suhu sangat panas yang membuat para pebalap harus membalap 100% untuk mempersiapkan diri menghadapi sesi kualifikasi, dan yang terpenting saat balapan.

Veda berada di urutan ke-16 pada FP1 dengan catatan terbaik 1:46.693 setelah melakukan 13 lap. Pebalap Astra Honda Racing Team yang belum pulih 100 persen dari cedera kaki kanan tersebut tidak mengambil risiko tinggi saat menjalani sesi pertama di Jerez. Dia bertemu tim medis pada siang hari untuk memastikan diri fit dan bisa melanjutkan aksinya pada akhir pekan ini.

Sorenya saat FP2 yang berlangsung di suhu 34 derajat celcius, catatan waktu semua pebalap melambat dan Veda berada di urutan ke-17 tercepat setelah melakukan 13 lap dengan hasil terbaik 1:47.796. Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut sempat terjatuh cukup keras di tikungan 11, yang merupakan salah satu tikungan tercepat di Jerez, tetapi tidak mengalami cedera.

Sementara itu, Ramadhipa sangat kompetitif pada kedua sesi practice, melanjutkan hasil bagus yang dia catat di Estoril. Pada sesi pagi (FP1), Ramadhipa yang berada di Grup A mencatat waktu terbaik 1:49.649 dan total menyelesaikan 15 lap. Pada sesi sore yang panas, dia melakukan 13 lap serta mengunci waktu tercepat 1:50.007 dan berada di urutan kedua grup, yang merupakan hasil terbaiknya sejauh ini.

Pada Sabtu (31/5/2025) dengan terget bisa langsung menembus Q2, kedua pebalap sekali lagi dihadapkan dengan lintasan yang sangat panas. Veda nyaris lolos langsung ke Q2. Pemilik nomor motor 9 tersebut nyaris menyamai wkatu terbaiknya, tetapi dengan 1:46.709 tak cukup untuk membuatnya langsung lolos ke Q2.Setelah melakukan 13 lap pada sesi pagi, rookie asal Indonesia tersebut bertekad mengulang hasil di Estoril.

Setelah delapan lap, dia mencatat waktu 1:47.455 yang menempatkannya di urutan kedua, di bawah rekan satu timnya, Kiattisak Sainghapong. Veda kembali masuk 18 besar pebalap yang berhak bersaing untuk memperebutkan pole position saat Q2. Veda mengawali sesi ini dengan bagus dan bersaing di posisi 10 besar.

Pada menit-menit terakhir, dia berpotensi mencatat waktu tercepat yang membuka peluang meraih posisi start di baris depan, tetapi kesalahan di tikungan 11 membuatnya terjatuh. Motornya mati dan dia tak punya lagi kesempatan untuk melakukan lap. Veda akan memulai balapan dari posisi ke-17 setelah mencatat waktu 1:47.427.Di kelas ETC, Ramadhipa menjalani sesi latihan yang menarik.

Dengan kondisi lintasan lebih dingin dibandingkan saat FP1, Ramadhipa bisa menajamkan catatan waktunya menjadi 1:46.617. Hasil ini mengantarnya langsung ke Q2, sama seperti yang dia catat saat di Estoril, dengan berada di posisi kedelapan sesi latihan Grup A setelah melakukan total 13 lap. Pada sesi penentuan yang berlangsung Sabtu, Ramadhipa yakin bisa bersaing untuk mendapatkan posisi di baris depan.

Namun, dengan kondisi lintasan berangin, dia tidak bisa bergabung dengan para pebalap lainnya. Untuk menghindari terkena penalti karena melambat dan menunggu pebalap lain, Ramadhipa memutuskan untuk membalap sendiri. Dia akhirnya mencatat waktu terbaik 1:51.264 yang menempatkannya di urutan ke-11 grup, jauh dari catatan terbaiknya pada akhir pekan ini, karena tidak bisa melakukan sliptstream akibat membalap sendiri.

Setelah melewati hari yang produktif, meskipun hasilnya tidak semua bagus, pada Sabtu, Veda dan Ramadhipa masing-masing akan menjalani dua balapan pada putaran kedua FIM JuniorGP di Circuito de Jerez-Angel Nieto, Minggu (1/6/2025). Veda akan balapan lebih dulu di kelas JuniorGP yang menggelar race pertama pada pukul 16:00 WIB. Dengan jumlah lap 15 untuk masing-masing balapan, race kedua JuniorGP akan digelar pada pukul 19:00 WIB. Ramadhipa akan menjalani dua balapan ETC pada pukul 17:00 dan 20:00 WIB. Veda dan Ramadhipa Hadapi Q2 yang Sulit Sebelum Balapan Minggu di Jerez.(*)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here