
Tanda-tanda Timing Belt Perlu Diganti
Otobandung – Timing belt adalah salah satu komponen utama dari mobil yang memegang fungsi-fungsi urgent untuk kinerja mobil. Komponen utama mobil ini juga biasa disebut dengan timing chain dari mobil. Timing chain secara garis besar masuk ke dalam komponen klep mesin mobil.
Tanda-tanda timing chain mobil yang perlu diganti ada banyak. Akan tetapi, tidak semua orang paham dengan gejala dari timing mobil yang tidak normal dan perlu diwaspadai. Berikut ini adalah beberapa tanda umum tersebut yang harus dipahami para pemilik mobil.
- Oli Bocor
Tanda pertamanya adalah oli bocor yang kerap kali mengganggu kinerja mesin. Kebocoran oli ini paling besar pengaruhnya ketika mengenai bagian camshaft mobil, sehingga putaran camshaft juga menjadi tidak normal.
Kebocoran oli bisa diakibatkan oleh berbagai hal. Salah satu dari penyebab tersebut adalah penempatan selang tidak tepat.
- Bunyi Mesin Tidak Normal
Tanda berikutnya adalah suara mesin yang tidak normal, sehingga timing chain harus segera diganti. Secara umum, penyebab timing chain harus diganti adalah keberadaannya yang sudah aus dan komponen mesin yang sudah aus cenderung menimbulkan bunyi-bunyi tidak enak.
Kebanyakan timing chain yang aus ini disebabkan oleh kekurangan oli pelumas sehingga camshaft tidak bisa berputar sebagaimana mestinya. Maka dari itu, Anda perlu waspada memperhatikan bagian ini dengan rutin memberikan oli dengan takaran pas supaya geraknya juga pas tidak berlebihan.
Alasan lain dari bunyi tidak normal dari mesin timing chain adalah pengenduran timing chain karena keausan mesin. Ketika timing chain mengendur kinerja katup tidak maksimal dan berakibat camshaft atau bahasa awamnya crankshaft mengeluarkan suara-suara tidak sesuai dengan aslinya.
- Pegas Mesin Lebih Kaku
Tanda sebuah timing belt perlu diganti yang selanjutnya adalah pegas operan gigi mobil terasa lebih berat dari pada umumnya. Hal ini mungkin umum terjadi ketika mesin aus dan pegas terasa kaku. Namun demikian, kondisi timing chain ini akan semakin parah jika keausannya tidak bisa ditolerir lagi.
Ketika pegas gerigi mobil berat digerakkan timing, mekanisme mesin mobil juga tidak akan beroperasi sebagaimana mestinya. Kebanyakan timing chain yang aus akan berakibat pada timing mesin yang nantinya juga tidak tepat, termasuk gerigi mobil.
Timing mobil yang tidak tepat akan menjadikan gerakan katup mobil yang membuka dan menutup menjadi tidak on time. Hal ini cenderung berat karena keadaan piston terhambat oleh pegas yang kaku. Keadaan demikian ini akan membuat mobil terasa lebih kasar saat dikemudikan.
- Mobil Mogok
Tanda lain dari timing belt yang perlu diganti adalah mobil mogok. Keadaan seperti ini bisa dikatakan sebagai tanda terparah dari timing chain yang rusak. Untuk mengantisipasi mobil Anda mogok, ada baiknya dilakukan pengecekan sejak muncul tanda-tanda awal.
Kebanyakan kerusakan timing chain yang menimbulkan mogok memang tidak terlihat tanda-tanda sebelumnya dan tiba-tiba mobil mogok. Kejadian yang lebih parah dan mungkin terjadi di jalan adalah mobil tidak bisa dinyalakan kembali setelah kondisi seperti itu.
- Jarak Tempuh Mobil Terlalu Jauh
Tanda terakhir sekaligus yang banyak dialami para pengendara mobil adalah keausan timing chain setelah menempuh jarak terlalu jauh secara langsung. Hal ini bisa menunjukkan kondisi mobil yang kurang prima dan terlalu dipaksakan untuk menempuh jarak jauh di luar kapasitas mobil.
Tanda seperti inilah yang penting diwaspadai dengan melakukan pengecekan mobil sebelum digunakan berkendara jauh. Setiap timing chain mobil pada umumnya mempunyai jarak kilometer maksimal yang berbeda-beda sesuai dengan jenis dan fungsi penggunaanya. Tanda-tanda Timing Belt Perlu Diganti.
Sumber : Suzuki.co.id
















































