
MotoJunior. Dua Insiden Membuat Ramadhipa Start dari Posisi ke-12 di Valencia
Otobandung – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Kiandra Ramadhipa akan memulai dua balapan Moto3 Junior World Championship di Circuit Ricardo Tormo, Minggu, dari posisi ke-12. Ramadhipa mengawali putaran Valencia dengan sangat baik pada hari Jumat dan untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan sejak berkompetisi di ajang ini.Namun pada kedua sesi di hari Sabtu, Ramadhipa yang bersaing bersama Honda Asia Dream Racing Team mengalami insiden yang membuatnya hanya menyelesaikan delapan lap pada sesi pagi dan empat lap pada sesi sore.
Putaran kelima MotoJunior musim ini dimulai pada Jumat dengan dua sesi Free Practice dalam kondisi suhu yang sangat tinggi. Catatan waktu pada kedua sesi sedikit lebih cepat dibandingkan tes yang digelar sepekan sebelumnya, di mana saat tes berlangsung kondisi lintasan belum optimal setelah digunakan untuk balapan Formula 4 beberapa hari sebelumnya.
Pada sesi Free Practice pada Jumat pagi, Ramadhipa menjalani latihan secara mandiri dan menyelesaikan dua kali run untuk mulai beradaptasi dengan karakter sirkuit di Spanyol tersebut. Pebalap Astra Honda itu menutup sesi di posisi kedelapan setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 39,299 detik dari total 16 lap.
Memasuki Free Practice 2 pada sore hari, Ramadhipa bersama tim melakukan sejumlah penyempurnaan sebelum kembali turun ke lintasan. Pada run pertama, pebalap Indonesia tersebut fokus membangun ritmenya sendiri tanpa mengandalkan referensi dari pebalap lain. Setelah kembali ke pit, Ramadhipa kemudian bergabung dengan grup utama pada run kedua dan memanfaatkan slipstream.
Strategi tersebut berjalan dengan baik dan membawanya ke posisi pertama lewat catatan waktu 1 menit 38,969 detik, lebih cepat tiga persepuluh detik dibandingkan catatan waktunya pada pagi hari. Setelah menyelesaikan total 15 lap dalam tiga kali run, Ramadhipa untuk pertama kalinya berhasil menjadi pebalap tercepat pada sesi free practice sejak turun di MotoJunior. Ia sekaligus menjadi pebalap Indonesia pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut sejak putaran MotorLand Aragon 2021, ketika Mario Suryo Aji meraih hasil serupa.
Pada Sabtu pagi, cuaca cerah menyambut aktivitas di Circuit Ricardo Tormo dengan suhu yang lebih bersahabat. Kondisi tersebut membantu para pebalap untuk tampil cepat tanpa harus menghadapi beban fisik dan mental berlebih akibat suhu tinggi.
Sayangnya, Ramadhipa mengalami insiden di Tikungan 4, tak lama setelah keluar dari pit. Namun demikian, ia mampu membawa motornya kembali ke pit box hanya dalam beberapa menit sehingga mekanik dapat segera melakukan perbaikan. Setelah melakukan evaluasi bersama teknisi dan berbekal kerja sama yang solid, serta kerja cepat dari seluruh angota tim, Honda Asia-Dream Junior Racing Team berhasil membawa Ramadhipa kembali ke lintasan untuk melanjutlan sesi practice.
Pebalap muda asal Sleman, Yogyakarta tersebut hanya membutuhkan delapan menit untuk mempertajam catatan waktu terbaiknya sebanyak tiga kali secara beruntun. Ia kemudian memastikan tiket langsung ke Q2 setelah menutup sesi di posisi ke-12 dengan waktu terbaik 1 menit 38,776 detik, yang sekaligus menjadi catatan lap terbaiknya sepanjang akhir pekan hingga saat itu. Hasil tersebut diraih meski Ramadhipa hanya sempat menyelesaikan delapan lap, sekitar setengah dari jumlah lap yang biasanya dapat ditempuh dalam sesi tersebut.
Memasuki sesi kualifikasi, kondisi lintasan menjadi jauh lebih menantang karena suhu meningkat signifikan. Situasi tersebut membuat seluruh pebalap kesulitan mempertajam catatan waktu yang mereka raih pada sesi pagi.
Hal tersebut tidak mematahkan semangat Ramadhipa. Pebalap binaan Astra Honda tersebut tetap berusaha menemukan kembali performa terbaiknya, tetapi belum menemukan setelan motor yang tepat. Seusai run pertama, Ramadhipa berada di posisi sementara ke-10 sebelum kembali ke pit untuk melakukan beberapa penyesuaian.
Ramadhipa merasakan adanya kendala pada bagian depan motor, ia kemudian kembali turun ke lintasan untuk mencoba memperbaiki catatan waktunya. Namun, sebuah kesalahan membuatnya mengalami insiden. Pebalap berusia 16 tahun tersebut bermaksud menunggu beberapa pebalap lain untuk kemudian mendapatkan referensi dengan mengikuti mereka. Agar tidak menganggu di lintasan dan untuk memberikan ruang para pebalap lain agar melintas lebih dahulu maka ia masuk ke jalur Long Lap, namun sayangnya, bagian lintasan tempat Ramadhipa menunggu lebih kotor dibandingkan racing line sehingga ia melebar hingga masuk ke area gravel.
Ramadhipa tidak dapat kembali melanjutkan sesi dan harus mengakhiri Q2 di posisi ke-12 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 39,454 detik.
Meski mengalami dua insiden pada Sabtu, Ramadhipa tidak mengalami cedera maupun rasa sakit. Pebalap Indonesia tersebut akan menjalani dua balapan dengan masing-masing 16 lap pada Minggu (6/9), yang akan berlangsung pada pukul 11.00 dan 14.00 waktu setempat. Jalannya balapan dapat disaksikan langsung melalui tayangan live streaming di kanal YouTube resmi FIM MotoJunior.
MotoJunior. Dua Insiden Membuat Ramadhipa Start dari Posisi ke-12 di Valencia.(*)
















































