Beranda Berita Penerus Lexus LFA Dikabarkan Akan Meluncur Sebagai Hybrid, Kemudian Berubah Menjadi Supercar...

Penerus Lexus LFA Dikabarkan Akan Meluncur Sebagai Hybrid, Kemudian Berubah Menjadi Supercar Listrik

Otobandung – Bukan rahasia lagi bahwa Lexus sedang mengembangkan penerus spiritual LFA yang ikonik dan sekarang sumber Jepang mengklaim bahwa kendaraan ini awalnya akan berbentuk plug-in hybrid sebelum berubah menjadi kendaraan baterai-listrik.

Sebuah laporan baru dari Jepang mengklaim bahwa Lexus telah memilih untuk mendasarkan model pada platform TNGA GA-L dengan sasis aluminium ringan dan bodi serat karbon. Hal-hal kemudian menjadi sangat menarik ketika datang ke powertrain yang bisa dilengkapi dengan supercar tersebut.

Menurut BestCarWeb , penerus LFA akan diluncurkan dengan V8 4.0 liter twin-turbocharged yang tampaknya mampu menghasilkan tenaga 710 hp. Pembuat mobil kemudian akan melengkapi mesin ini dengan motor listrik, mengangkat tenaga gabungan menjadi 937 hp. Ini akan membuat mobil ini cukup tangguh untuk menyaingi Ferrari SF90 Stradale serta penerus hybrid Lamborghini Aventador yang akan datang.

Laporan ini kontras dengan komentar dari bos Lexus yang keluar dan kepala eksekutif Toyota Koji Sato yang masuk bahwa penerus LFA akan serba listrik . Namun, outlet Jepang tersebut mengklaim bahwa varian BEV dari mobil baru tersebut memang sedang dikerjakan, hanya saja akan diluncurkan setelah model hybrid plug-in yang diklaim. Mengingat kebisuan Lexus pada mobil versi plug-in hybrid, kami menyarankan untuk mengambil laporan ini dengan sedikit garam.

Publikasi Jepang menegaskan bahwa model PHEV akan diluncurkan pada tahun 2025 sedangkan BEV akan menyusul pada tahun 2026. Harga tampaknya akan berkisar antara 40 juta yen (~$296.000) dan 50 juta yen (~$370.000).

Koji Sato pertama kali mengomentari supercar Lexus baru pada Agustus 2022. Dia mengonfirmasi bahwa model tersebut telah dipratinjau oleh Electrified Sport Concept dan mengungkapkan bahwa mobil tersebut dapat mencapai kecepatan 62 mph (100 km/jam) dalam rentang waktu 2 detik. Pabrikan mobil itu juga disebut-sebut menargetkan jangkauan 435 mil atau 700 km. Mungkin juga EV akan tiba dengan transmisi manual palsu untuk menambah keterlibatan pengemudi.

Sumber : Carscoops

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here