
Otobandung – Apa rasanya ketika baru saja menerima pengiriman mobil baru. Pastinya ingin segera merasakan buasnya tenaga dari mesin mobil tersebut bukan?
Tapi tunggu dulu, baik-baik saja mobil baru jangan langsung disiksa ketika gres tiba di rumah. Karena komponen mesin internal perlu melakukan sedikit “koreksi” yang dikenal dengan istilah Break-In.
Apa itu sebenarnya Engine Break-In? Ini adalah sebuah cara agar komponen pada mesin bisa tetap awet karena memerlukan waktu untuk bisa duduk secara sempurna, contoh ring piston yang memerlukan waktu agar pemuaiannya pas.
Melakukan Break-In juga bisa mengurangi kerusakan mesin dalam jangka panjang. Hal ini terjadi karena pelumas pada mobil seperti oli mesin dan transmisi sudah mengalir dengan baik.
Dalam fase Break-In ini, mobil tidak mendukung untuk digeber hingga kilometer menunjukkan angka 1.500 kilometer. Direkomendasikan juga untuk melakukan perpindahan gigi pada RPM rendah jika gigi terbantu.
Sebelum berjalan pun, mesin juga ingat untuk dipanaskan terlebih dahulu pada fase ini. Namun pada saat sudah melewati fase ini, memanaskan mesin juga tetap.
Dengan mengikuti fase ini, maka mesin dan komponen lainnya pada mobil pun akan menjadi lebih awet dan tentunya tidak rewel secara jangka panjang.
Sumber : Hyundaimobil.co.id












































