
Otobandung – Banyak kecelakaan, baik tunggal maupun tabrakan dengan kendaraan lain, yang membuat mobil terguling bahkan terbalik.
Terkait kecelakaan yang mengakibatkan mobil sampai terguling dan terbalik, Anda harus waspada dan mengetahui faktor penyebab mobil dapat terbalik saat kecelakaan.
Ada empat hal yang bisa menyebabkan kendaraan terbalik saat mengalami kecelakaan.
1. Fatigue
Fatigue atau kelelahan bisa menyebabkan pengemudi mengalami microsleep sehingga bisa kehilangan kendali kendaraannya.
Microsleep memiliki periode dari mulai dua hingga 30 detik dan terjadi saat kamu melewati jalanan yang monoton.
Saat kamu tertidur dalam waktu sekian detik, sudah cukup untuk memicu mobil pindah lajur.
Karena kaget dan panik, Anda lantas melakukan manuver tajam yang bisa membuat mobil terguling.
2. Overspeed
Overspeed atau kecepatan yang berlebihan juga bisa memicu mobil terbalik di jalan.
Padahal batas kecepatan di jalan sudah diatu, seperti minal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam di jalan tol.
Overspeed bisa menyebabkan Anda kehilangan kendali atas mobil, kemudian menabrak pembatas jalan atau terbalik bila melibas tikungan terlalu cepat.
Bahkan tanpa perlu pemicu sekalipun, risiko terbalik tetap besar jika Anda overspeed memakai kendaraan jenis SUV atau MPV yang tinggi.
3. Berkendara Zig-zag
Penyebab mobil terbalik yang terakhir yaitu berjalan zig-zag dalam kecepatan tinggi.
Apalagi kalau Anda tidak memiliki kemampuan mengemudi yang andal, mobil akan semakin sulit dikendalikan.
Saat menemui masalah, seperti jalan licin atau menghindar lubang, manuver yang Anda buat justru memicu mobil terguling.
Bahkan banyak kejadian supercar yang terbalik karena pengemudinya tidak sanggup mengendalikan tenaganya yang sangat besar.
4. Mengemudi Ugal-ugalan
Mengemudi sembarangan atau ugal-ugalan tidak perlu saat kecepatan tinggi.
Misalnya karena tidak sabaran, Anda nekat menerobos separator busway yang cukup tinggi.
Bisa juga nekat naik trotoar atau pembatas jalan lain yang tinggi untuk menghindar dari macet atau masalah lain.
Kalau momentumnya cukup besar, kondisi ini bisa membuat mobil terguling, apalagi kalau mobil Anda jenis MPV atau SUV.
Sumber : Toyota.astra.co.id















































