Beranda Berita Kawasaki H1 500 Mach III (1969): Ikon akselerasi

Kawasaki H1 500 Mach III (1969): Ikon akselerasi

Kawasaki H1 500 Mach III (1969): Ikon akselerasi

Inovasi dan Rekayasa

  • Mesin: 3 silinder, dua langkah, 498 cc
  • Daya Maksimum: 60 hp (45 kW) pada 7.500 rpm
  • Torsi: 56 Nm pada 7.000 rpm
  • Kecepatan Maksimum: sekitar 200 km/jam
  • Berat Kering: 174 kg

Kawasaki memperkenalkan inovasi-inovasi berani, termasuk pengapian CDI elektronik, sistem pelumasan otomatis Injectolube , dan tiga karburator Mikuni VM28SC. Target ambisius 120 hp per liter tercapai, memperkuat reputasi H1 sebagai tonggak teknologi.

“Sepeda balap jalan raya dengan akselerasi tercepat di dunia”

H1 dengan cepat meraih pujian sebagai sepeda motor jalan raya dengan akselerasi tercepat pada masanya, menyelesaikan jarak seperempat mil (402 meter) dalam waktu sekitar 13 detik . Performa eksplosifnya dipadukan dengan pengendalian yang sering digambarkan sebagai “menarik” atau tidak terduga, karena kombinasi konstruksi ringan, penyaluran tenaga yang tiba-tiba, dan rem tromol yang kesulitan menandingi keganasan mesinnya.

Warisan dan penghentian

Dari tahun 1969 hingga 1976, H1 mengalami pembaruan bertahap, tetapi semangat radikalnya tetap utuh. Namun, peraturan yang semakin ketat tentang kebisingan dan emisi gas buang akhirnya memaksa Kawasaki untuk menghentikan produksinya. Pada tahun 1976, H1 Mach III dihentikan produksinya, menutup babak yang tetap melegenda dalam sejarah sepeda motor.

Spesifikasi Teknis – Kawasaki H1 500 Mach III (1969)

Spesifikasi Nilai Resmi
Mesin 3 silinder, 2 langkah, 498 cc
Daya Maksimum 60 hp @ 7.500 rpm
Torsi 56 Nm @ 7.000 rpm
Kecepatan Maksimum ~200 km/jam
Berat Kering 174 kg
Penularan 5 kecepatan, penggerak rantai
Rem Rem tromol depan dan belakang
Kapasitas Bahan Bakar 15 liter

Kawasaki H1 500 Mach III lebih dari sekadar sepeda motor—ia merupakan pernyataan keberanian rekayasa, mendefinisikan ulang batas akselerasi di jalan raya pada awal tahun 1970-an. Hingga kini, ia tetap menjadi simbol performa mentah dan inovasi yang berani, dikenang baik karena kecepatannya yang luar biasa maupun tantangan yang ditimbulkannya bagi para pengendara yang cukup berani untuk menguasainya. Kawasaki H1 500 Mach III (1969): Ikon akselerasi.

Sumber: Arsip Kawasaki

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here