
Otobandung – Fabio Quartararo dan sisi positif tahun 2022 : ‘Kami berharap jauh lebih baik, tetapi kami belajar’. Menjadi juara pada tahun 2021 dan runner up tahun 2022, pembalap Prancis itu adalah satu-satunya pembalap yang bisa melaju cepat di YZR-M1 dan bahkan dengan jarak yang sangat jauh dari lawan.
Quartararo hampir menjadi juara dunia pada MotoGP 2022. Sebab, dia finis di posisi kedua dengan 235 poin dan berselisih 23 poin dengan Francesco Bagnaia yang menjadi juara dunia.
Memulai musim sebagai juara bertahan dengan cepat mencoba mempertahankan gelar 2021, tetapi meskipun meraih podium dalam empat balapan pertama tidak membantu kemudian ketika musim mencapai tahap yang menentukan dan Francesco Bagnaia berada dalam performa terbaiknya di tahun ini.

Fabio Quartararo dan Sisi Positif Tahun 2022
Pembalap asal Prancis itu sempat unggul 90 poin atas Francesco Bagnaia di tengah musim. Namun pada akhirnya, Quartararo menyerah dengan tertinggal 17 poin dari sang pembalap Ducati Lenovo.
Juara 2021 harus puas di posisi kedua setelah musim yang berakhir mengecewakan bagi pebalap Prancis itu, karena ia menyia-nyiakan keunggulan hingga 91 poin atas Bagnaia. Inilah yang dia katakan dalam video yang diposting oleh Yamaha di media sosial:
‘Ini hasil yang bagus dan pada akhirnya saya menjadi runner-up, Kami berharap jauh lebih baik, tapi sisi positifnya kami belajar dan semoga tahun depan kami bisa membuat langkah besar,’ ujar rider Prancis tersebut.
Sumber : Motorcyclesport















































