
Otobandung – Startup Maka Motors Indonesia Akan Produksi Sepeda Motor Listrik Tahun 2024. Sepeda motor listrik dengan cepat membentuk masa depan mobilitas pribadi di seluruh dunia. Hal ini terutama berlaku di Asia, di mana merek moto besar dan kecil meluncurkan model listrik yang dirancang dengan mempertimbangkan kepraktisan, utilitas, dan keterjangkauan. Di India, misalnya, pemerintah telah secara aktif memberi insentif pada pembuatan kendaraan listrik — termasuk sepeda motor dan skuter.
Jika kita mengarahkan pandangan kita ke Indonesia, kita juga akan melihat industri sepeda motor yang ramai. Memang, ini dianggap sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di seluruh dunia, dan merupakan rumah bagi lebih dari 127 juta sepeda motor, menurut laporan Nikkei Asia. Artinya, tidak diragukan lagi ada peningkatan permintaan untuk mobilitas yang lebih berkelanjutan, dan dengan hanya 59.000 sepeda motor listrik di Indonesia, jelas bahwa jumlah ini akan segera meningkat pesat. Indonesia adalah rumah bagi banyak sumber daya nikel, dan presiden Joko Widodo saat ini memiliki rencana besar untuk memanfaatkan sumber daya ini dalam hal baterai kendaraan listrik.
Hal ini membawa kita ke Maka Motors, sebuah perusahaan sepeda motor listrik rumahan yang berharap bisa menjadi besar di Indonesia . Perusahaan ini didirikan pada 2021 oleh Wibowo dan Arief Fadillah, dua mantan eksekutif di Gojek, perusahaan ride-sharing populer di Indonesia. Keduanya telah mengalihkan fokus mereka dari ride-hailing ke pengembangan dan produksi kendaraan roda dua elektrik yang memenuhi kebutuhan spesifik komuter Indonesia.
Sebagian besar sepeda motor listrik yang hadir di pasar Indonesia berasal dari berbagai perusahaan China. Menurut Maka Motors, model ini tidak memenuhi kebutuhan sebagian besar masyarakat Indonesia, yang membutuhkan sepeda motor tangguh dan bertenaga untuk mengangkut tidak hanya diri mereka sendiri, tetapi juga kargo dan penumpang. Memang, ketergantungan Indonesia pada sepeda motor sangat banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengangkut keluarga, karena memiliki mobil di luar jangkauan sebagian besar masyarakat Indonesia.
Maka Motors berupaya mendirikan bengkel di Cikarang, yang terletak sekitar 25 km sebelah timur Jakarta. Perusahaan berharap untuk memulai produksi pada paruh kedua tahun 2024, dan mengincar tenaga kerja sekitar 200 orang. Sebelumnya, perusahaan mengumpulkan $37 juta setelah kampanye penggalangan dana, di mana investor utama terdiri dari perusahaan Korea Selatan dan Singapura. Investasi tersebut dikatakan akan disalurkan untuk pembangunan fasilitas baru.
Untuk motornya sendiri, Maka Motors berencana untuk mengembangkan dan memproduksi sepeda motor listrik dengan baterai yang lebih tahan lama dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di China. Selain itu, kita dapat mengharapkan platform yang jauh lebih bermanfaat untuk model ini – mungkin skuter dengan kapasitas kargo dan kemampuan penumpang. Maka Motors juga menyatakan terbuka untuk ekspansi, jadi kemungkinan kita akan segera melihat dan mendengar lebih banyak dari mereka.













































